Universitas Muhammadiyah Cirebon

Nama penulis: humas umc

Tim Dosen FEB UMC Bahas Tantangan Transformasi Digital pada ICGSB 2026

Tim dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Muhammadiyah Cirebon (UMC) berpartisipasi dalam sesi paralel The 1st International Conference on Global Social and Business (ICGSB) 2026 yang diselenggarakan pada Jumat (17/4). Dalam forum akademik internasional yang digagas oleh Philippine Women’s University (PWU) tersebut, para dosen mempresentasikan berbagai hasil penelitian mengenai transformasi digital dari beragam sudut pandang, mulai dari kesehatan mental tenaga kerja, pengembangan UMKM, sektor perbankan, hingga perilaku konsumen.

Tim Dosen FEB UMC Bahas Tantangan Transformasi Digital pada ICGSB 2026 Baca Selengkapnya »

Tim Dosen FEB UMC Bahas Tantangan Transformasi Digital pada ICGSB 2026

Tim dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Muhammadiyah Cirebon (UMC) berpartisipasi dalam sesi paralel The 1st International Conference on Global Social and Business (ICGSB) 2026 yang diselenggarakan pada Jumat (17/4). Dalam forum akademik internasional yang digagas oleh Philippine Women’s University (PWU) tersebut, para dosen mempresentasikan berbagai hasil penelitian mengenai transformasi digital dari beragam sudut pandang, mulai dari kesehatan mental tenaga kerja, pengembangan UMKM, sektor perbankan, hingga perilaku konsumen.

Tim Dosen FEB UMC Bahas Tantangan Transformasi Digital pada ICGSB 2026 Baca Selengkapnya »

UMC Perkuat Kolaborasi Internasional melalui Partisipasi Aktif dalam Konferensi Global Bersama Philippine Women’s University

Universitas Muhammadiyah Cirebon (UMC) kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat kerja sama internasional dengan berpartisipasi aktif pada International Conference & Doctoral Research Presentation bertema Global Social & Business Transformation: Innovation, Sustainability, and Strategic Leadership in the Digital Era. Konferensi yang berlangsung secara hybrid pada 16–17 April 2026 di Kampus A Universitas Negeri Jakarta (UNJ) ini merupakan kolaborasi antara Philippine Women’s University (PWU) dan Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum (FISH) UNJ.

UMC Perkuat Kolaborasi Internasional melalui Partisipasi Aktif dalam Konferensi Global Bersama Philippine Women’s University Baca Selengkapnya »

Gandeng UI, UMC Cirebon Siap Transformasi Jadi Kampus Riset Unggulan

Gandeng UI, UMC Cirebon Siap Transformasi Jadi Kampus Riset Unggulan DEPOK — Universitas Muhammadiyah Cirebon (UMC) sedang memancangkan tonggak baru dalam sejarah perjalanannya. Bertempat di Balai Sidang Universitas Indonesia (UI), Depok, Senin (13/4), sebuah langkah besar diambil melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) strategis antara Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah dengan Universitas Indonesia. Bagi UMC, kehadiran Rektor Arif Nurudin M.T. dalam seremoni tersebut bukan sekadar memenuhi undangan formal. Pertemuan dua institusi pendidikan besar ini dipandang sebagai momentum krusial untuk menjemput masa depan akademik yang lebih kompetitif. Arif menegaskan bahwa sinergi ini berfungsi sebagai “payung hukum” yang kokoh bagi Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah (PTMA) untuk melakukan akselerasi teknis di berbagai lini. Transformasi menjadi kampus riset unggulan menjadi ruh utama dari kolaborasi ini. UMC memproyeksikan integrasi riset lintas disiplin guna menjawab tantangan inovasi teknologi di era digital. Ke depan, laboratorium-laboratorium riset di UMC diharapkan dapat bersinergi langsung dengan ekosistem riset UI yang telah mapan. Arif menekankan bahwa poin utama dari kehadiran UMC dalam agenda ini adalah untuk menangkap potensi kerja sama di bidang Tri Dharma Perguruan Tinggi. “Kerja sama ini sangat bagus. Ini menjadi payung hukum bagi kami di tingkat universitas untuk bisa berkolaborasi secara teknis dengan Universitas Indonesia, mulai dari pertukaran dosen, kolaborasi riset, hingga student exchange,” ujar Arif. Tak hanya berhenti pada riset, fokus utama lainnya adalah investasi sumber daya manusia. Nota kesepahaman ini mencakup peluang studi lanjut secara terstruktur serta program fast track bagi mahasiswa berprestasi UMC untuk mencicipi atmosfer akademik di UI. Langkah ini dirancang untuk mencetak lulusan yang tidak hanya kompetitif secara akademik, tetapi juga berintegritas dan adaptif terhadap dinamika global. Arif meyakini bahwa reputasi UI sebagai salah satu kampus terbaik di tanah air akan memberikan efek domino positif bagi pengembangan kapasitas institusional UMC. “Kita ingin ada mobilitas akademik yang dinamis. Pertukaran ini bukan lagi sekadar wacana, melainkan denyut nadi baru bagi pengembangan kapasitas kami,” tambahnya. Kolaborasi ini sejatinya adalah ejawantah dari visi “Muhammadiyah Berkemajuan”. Pimpinan UMC berkomitmen agar butir-butir kesepakatan di atas kertas segera menjelma menjadi kerja nyata di lapangan. Ambisi ini tidak berhenti pada manfaat internal kampus semata, melainkan bermuara pada pengabdian masyarakat yang lebih saintifik dan berbasis riset. “Kami di Cirebon sangat siap menindaklanjuti ini melalui program nyata yang manfaatnya bisa dirasakan masyarakat luas melalui program pengabdian bersama,” tegas Arif. Dengan semangat transformasi ini, Universitas Muhammadiyah Cirebon kini tengah bersiap meninggalkan zona nyaman. Di bawah payung sinergi dengan UI, UMC melangkah pasti untuk mengukuhkan diri sebagai episentrum pendidikan yang unggul dan berintegritas, tidak hanya di Jawa Barat, tetapi juga di panggung nasional. Penandatanganan dilakukan langsung oleh Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir bersama Rektor Ul Heri Hermansyah. Dalam kesempatan yang sama Haedar Nashir juga menyampaikan kuliah umum yang menyoroti pentingnya peran intelektual dalam membangun arah kebijakan dan peradaban. Sementara itu, Rektor UI, Heri Hermansyah, menilai kerja sama ini sebagai pertemuan dua kekuatan besar bangsa yaitu akademisi dan masyarakat sipil yang saling melengkapi. “Akademisi menghadirkan kedalaman ilmu dan analisis, sementara masyarakat sipil membawa kepekaan sosial serta energi perubahan,” ungkapnya. Agenda ini turut dihadiri berbagai tokoh di antaranya Bendahara Umum PP Muhammadiyah Hilman Latief, Sekretaris PP Muhammadiyah Izzul Muslimin,. Ketua Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah Bambang Setiadji, Rektor UMJ Ma’mun Murod Al-Barbasy, Rektor UMT Desri Arwen, Rektor UMC Arif Nurudin, hingga Rektor UM Bandung Herry Suhardiyanto. Tentang Universitas Muhammadiyah Cirebon (UMC): Universitas Muhammadiyah Cirebon adalah institusi pendidikan tinggi yang berkomitmen melahirkan lulusan profesional dan berkarakter islami, serta terus berinovasi dalam meningkatkan mutu pendidikan melalui pengembangan SDM dan infrastruktur berkelanjutan. Kontak Media: Humas Universitas Muhammadiyah Cirebon Jl. Fatahillah No. 40, Watubelah, CirebonEmail: [[email protected]]

Gandeng UI, UMC Cirebon Siap Transformasi Jadi Kampus Riset Unggulan Baca Selengkapnya »

UMC Dukung Penguatan Tri Dharma melalui Penandatanganan MoU PP Muhammadiyah dan Universitas Indonesia

Universitas Muhammadiyah Cirebon (UMC) menghadiri penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah dan Universitas Indonesia (UI). Kesepakatan tersebut menjadi langkah strategis dalam mempererat sinergi antarlembaga pendidikan tinggi sekaligus membuka peluang kolaborasi yang lebih luas bagi Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah (PTMA).

UMC Dukung Penguatan Tri Dharma melalui Penandatanganan MoU PP Muhammadiyah dan Universitas Indonesia Baca Selengkapnya »

Teknologi untuk Desa: HMTI & Himasantika UMC Berkolaborasi dengan 9 Kampus Muhammadiyah/Aisyiah Siapkan Filter Air, Web Mitigasi, dan Ketahanan Pangan

Cirebon, Universitas Muhammadiyah Cirebon (UMC) kembali menegaskan komitmennya sebagai kampus berdampak melalui rencana pelaksanaan program pengabdian desa tahun 2025–2026 yang akan dipusatkan di Desa Cikondang, Kecamatan Hantara, Kabupaten Kuningan. Program ini dipelopori oleh Himpunan Mahasiswa Teknik Industri (HMTI) dan Himpunan Mahasiswa Himasatika, sekaligus mengusung pendekatan kolaboratif lintas perguruan tinggi. Kegiatan ini melibatkan 9 perguruan tinggi Muhammadiyah/Aisyiah, yaitu Universitas Muhammadiyah Cirebon, Universitas Muhammadiyah Buton, Universitas Muhammadiyah Magelang, Universitas Muhammadiyah Bangka Belitung, Universitas Muhammadiyah Palu, Universitas Muhammadiyah Kupang, Universitas Muhammadiyah Sinjai, Universitas Muhammadiyah Kuningan, serta Universitas Ahmad Dahlan. Melalui kolaborasi ini, UMC menargetkan program pengabdian mampu memberikan solusi yang lebih luas, sekaligus memperkuat sinergi antar-civitas akademika. Pembina HMTI sekaligus Kepala Divisi Pengabdian kepada Masyarakat UMC, Johan, M.T., menjelaskan bahwa pengabdian desa ini merupakan program berkelanjutan yang sudah memasuki tahun ke-4 pelaksanaan. Pada tahun sebelumnya, kegiatan serupa digelar di Desa Gunungmanik, Kabupaten Kuningan. Johan menekankan bahwa program ini dirancang sebagai bentuk implementasi pembelajaran berbasis pengalaman. Mahasiswa tidak hanya mendapatkan pengetahuan di dalam kelas, tetapi juga dituntut menghadirkan dampak nyata bagi masyarakat. “Program ini dirancang sebagai bentuk implementasi pembelajaran berbasis pengalaman. Mahasiswa tidak hanya memperoleh pengetahuan di dalam kelas, tetapi juga dituntut menghadirkan dampak nyata bagi masyarakat,” ujar Johan pada Kamis (09/04). Sebagai tahapan awal, UMC telah menggelar technical meeting pada 4 April 2026. Pertemuan tersebut membahas rancangan program kerja sekaligus aspek teknis pelaksanaan di lapangan. Kegiatan ini dihadiri unsur akademik, termasuk Ketua Program Studi Teknik Informatika, Hari Gunawan, M.Kom, serta tim pembina mahasiswa. Program kerja yang akan dilaksanakan mencakup tiga inisiatif utama yang saling melengkapi: pertama, penanaman pohon menggunakan galon bekas untuk ketahanan pangan; kedua, filterisasi air bersih untuk masyarakat Desa Cikondang; dan ketiga, pembuatan web mitigasi risiko bencana serta peta administrasi desa. Melalui rangkaian program tersebut, diharapkan masyarakat memperoleh manfaat yang langsung, terukur, serta dapat digunakan sebagai bekal keberlanjutan ke depan. Setelah seluruh rangkaian program kerja selesai dilaksanakan, kegiatan pengabdian desa ini akan ditutup dengan peresmian bersama sebagai penanda penguatan dampak dan komitmen kolaborasi. Secara keseluruhan, program ini akan melibatkan sekitar 270 peserta yang terdiri dari mahasiswa lintas kampus. Dukungan penuh juga diberikan oleh pimpinan perguruan tinggi, termasuk rektor, dekan, serta unsur LPPM UMC. Rektor Universitas Muhammadiyah Cirebon menyatakan komitmennya dalam mendukung penuh pelaksanaan program ini sebagai bagian dari upaya mewujudkan kampus yang berkontribusi langsung terhadap pembangunan masyarakat. Melalui sinergi kolaborasi antarperguruan tinggi Muhammadiyah/Aisyiah, program ini diharapkan tidak hanya memberikan solusi terhadap kebutuhan masyarakat desa, tetapi juga membentuk karakter mahasiswa yang adaptif, solutif, dan berorientasi pada pengabdian.

Teknologi untuk Desa: HMTI & Himasantika UMC Berkolaborasi dengan 9 Kampus Muhammadiyah/Aisyiah Siapkan Filter Air, Web Mitigasi, dan Ketahanan Pangan Baca Selengkapnya »

Ateng Sutisna Dorong Sinergi Warga Ciayumajakuning dalam Halal Bihalal Dulur Cirebonan

Anggota DPR RI periode 2024–2029 dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Ateng Sutisna, menghadiri acara Halal Bihalal Dulur Cirebonan yang digelar di Gedung GMB 2 Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Minggu (5/4). Kegiatan tersebut menjadi ajang silaturahmi masyarakat asal Cirebon, Indramayu, Majalengka, dan Kuningan (Ciayumajakuning) untuk mempererat kebersamaan sekaligus memperkuat kolaborasi dalam pembangunan kawasan.

Ateng Sutisna Dorong Sinergi Warga Ciayumajakuning dalam Halal Bihalal Dulur Cirebonan Baca Selengkapnya »

Program Tour de Embassy Chapter 2: Mahasiswa PBI UMC Perkuat Kompetensi Global melalui Kunjungan ke Kedutaan Besar Rusia

Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris (PBI) Universitas Muhammadiyah Cirebon (UMC) kembali menyelenggarakan kegiatan Tour de Embassy Chapter 2 sebagai bagian dari implementasi mata kuliah English for Tourism. Kegiatan ini dilaksanakan melalui kerja sama dengan Kedutaan Besar Rusia dan bertujuan memberikan pengalaman belajar yang lebih aplikatif bagi mahasiswa dalam konteks komunikasi internasional.

Program Tour de Embassy Chapter 2: Mahasiswa PBI UMC Perkuat Kompetensi Global melalui Kunjungan ke Kedutaan Besar Rusia Baca Selengkapnya »

UMC Kenalkan Chromotherapy dan Puzzle Edukatif untuk Menjaga Fungsi Kognitif Lansia

CIREBON – Universitas Muhammadiyah Cirebon (UMC) menghadirkan inovasi dalam upaya menjaga kesehatan otak lansia melalui penerapan metode chromotherapy atau terapi warna yang dipadukan dengan permainan edukatif. Program ini bertujuan membantu mempertahankan fungsi kognitif sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat lanjut usia.

UMC Kenalkan Chromotherapy dan Puzzle Edukatif untuk Menjaga Fungsi Kognitif Lansia Baca Selengkapnya »

Kolaborasi Philippine Women’s University dan FEB UMC Selenggarakan Konferensi Internasional tentang Transformasi Sosial dan Bisnis

Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Muhammadiyah Cirebon (UMC) bersama Philippine Women’s University (PWU) menjalin kolaborasi dalam penyelenggaraan The 1st International Conference and Doctoral Research Presentation 2026. Konferensi internasional ini mengangkat tema “Global Social and Business Transformation: Innovation, Sustainability, and Strategic Leadership in the Digital Era”, yang menyoroti pentingnya inovasi, keberlanjutan, serta kepemimpinan strategis dalam menghadapi perubahan global pada era digital.

Kolaborasi Philippine Women’s University dan FEB UMC Selenggarakan Konferensi Internasional tentang Transformasi Sosial dan Bisnis Baca Selengkapnya »