MD Animation Optimistis UMC Berpotensi Mencetak Animator Berkelas Dunia
Chief Operating Officer MD Animation, Eki NF, menyampaikan keyakinannya bahwa Universitas Muhammadiyah Cirebon (UMC) memiliki potensi besar untuk melahirkan animator dan kreator animasi yang mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional. Pernyataan tersebut disampaikan saat menjadi narasumber dalam diskusi bersama para kreator animasi di Convention Hall UMC Kampus 1 pada 19 Mei 2022.
Menurut Eki, perkembangan teknologi digital dan internet telah membuka peluang yang sangat luas bagi generasi muda untuk berkarya melalui berbagai konten kreatif. Ia menilai mahasiswa UMC memiliki talenta yang dapat dikembangkan sehingga berpeluang menjadi animator profesional di masa depan.
Eki juga menjelaskan bahwa profesi animator memiliki prospek karier yang menjanjikan dalam industri kreatif. Seorang animator dapat berkarier sebagai motion designer, ilustrator, produser film, sutradara, hingga desainer antarmuka aplikasi dan berbagai bidang kreatif lainnya yang saat ini semakin dibutuhkan oleh industri teknologi.
Selain itu, Eki menyoroti keberhasilan sejumlah animator Indonesia yang telah berkontribusi dalam produksi film animasi dan film layar lebar internasional. Di antaranya Griselda Sastrawinata yang terlibat dalam pembuatan film seperti Moana, Kung Fu Panda 2, Puss in Boots, dan Frozen 2. Ada pula Michael Reynold Tagore yang berkontribusi dalam film-film box office seperti The Hobbit, Iron Man 3, Fast & Furious 7, Dawn of the Planet of the Apes, dan The Wolverine. Tidak hanya di industri perfilman Hollywood, animator Indonesia juga mulai dipercaya mengerjakan proyek internasional lainnya, termasuk pembuatan avatar dan karakter animasi 3D untuk grup K-pop aespa melalui karya Kasita Wonowidjojo.