Universitas Muhammadiyah Cirebon

Mahasiswa UMC Masuk Top 120 Innovillage Lewat Inovasi Digital Promosi Batik Trusmi

Tiga mahasiswa Universitas Muhammadiyah Cirebon (UMC) berhasil mencatatkan prestasi membanggakan dengan masuk dalam jajaran Top 120 Innovillage 2021 melalui karya inovatif berbasis teknologi untuk mendukung pengembangan potensi wisata Desa Trusmi, Kabupaten Cirebon.

Ketiga mahasiswa tersebut yakni Hafidz Al Qodri dari Program Studi Ilmu Keperawatan, Zaenul Arifin dari Program Studi Teknik Informatika, dan Muhammad Teguh dari Program Studi Ilmu Keperawatan. Mereka menghadirkan solusi digital berupa website pengenalan batik berbasis teknologi QR yang bertujuan memperkenalkan potensi batik Trusmi secara lebih luas.

Gagasan tersebut lahir dari perhatian terhadap potensi wisata Desa Trusmi yang memiliki kekayaan budaya, khususnya batik, namun masih membutuhkan penguatan dalam aspek promosi dan penyediaan informasi bagi masyarakat maupun wisatawan.

Melalui inovasi digital tersebut, wisatawan dapat mengenal sejarah serta berbagai motif batik secara virtual hanya dengan memanfaatkan perangkat yang terhubung dengan internet. Selain menjadi media edukasi, platform tersebut juga dapat mendukung aktivitas promosi dan pemasaran produk batik.

Wakil Rektor III UMC Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama, Wiwi Hartati, M.Si., mengapresiasi capaian para mahasiswa tersebut. Menurutnya, prestasi ini menjadi bukti bahwa mahasiswa UMC tetap mampu menghasilkan karya kreatif dan solutif meskipun berada dalam situasi pandemi.

Wiwi menilai inovasi yang dikembangkan mahasiswa tersebut menunjukkan kemampuan generasi muda dalam membaca peluang serta menghadirkan teknologi sebagai jawaban atas berbagai kebutuhan masyarakat.

Ia berharap karya tersebut dapat terus dikembangkan sehingga memberikan manfaat lebih luas, khususnya bagi pelaku usaha batik dan masyarakat Desa Trusmi. Kehadiran teknologi digital dinilai menjadi salah satu alternatif untuk menjaga keberlangsungan promosi wisata dan ekonomi kreatif di tengah keterbatasan aktivitas akibat pandemi.

Program Innovillage 2021 mengusung tema “Empowering Young Sociopreneur for Sustainable Digital Village” yang bertujuan mendorong lahirnya generasi muda dengan jiwa kewirausahaan sosial melalui pemanfaatan teknologi digital untuk menyelesaikan berbagai persoalan di masyarakat.

Keberhasilan mahasiswa UMC dalam ajang tersebut menjadi motivasi untuk terus menciptakan inovasi yang tidak hanya berorientasi pada prestasi, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi lingkungan sekitar.