Muhammadiyah University of Cirebon

PBI UMC Dorong Inovasi Pembelajaran Digital melalui Workshop Project Based Learning Berbasis Artificial Intelligence

Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris (PBI) Universitas Muhammadiyah Cirebon (UMC) menyelenggarakan workshop bertema Peningkatan Kualitas Pembelajaran Case Method (PCM) dan Project Based Learning berbasis Artificial Intelligence (PBL-AI) sebagai upaya meningkatkan inovasi pembelajaran di era digital.

Kegiatan yang berlangsung pada 8–10 September 2022 di Batiqa Hotel Cirebon tersebut merupakan hasil kolaborasi antara UMC, Universitas Negeri Semarang (UNNES), dan iTELL. Workshop ini menghadirkan narasumber yang berkompeten di bidang pembelajaran berbasis teknologi, yaitu Dr. Sri Wahyuni, M.Pd. dari UNNES dan Dr. Gumawang Jati, M.A. dari iTELL.

Rektor UMC, Arif Nurudin, M.T., saat membuka kegiatan menyampaikan bahwa peningkatan kualitas pendidikan merupakan proses yang harus terus dilakukan agar mampu menjawab perkembangan zaman. Menurutnya, perguruan tinggi perlu menghadirkan inovasi pembelajaran yang dapat membangun kemampuan peserta didik agar lebih aktif, kreatif, dan adaptif terhadap perubahan.

Arif memberikan apresiasi kepada Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris UMC yang telah menginisiasi kegiatan tersebut. Ia menilai penggunaan metode pembelajaran berbasis proyek dan pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan menjadi salah satu langkah strategis dalam menciptakan proses belajar yang lebih efektif.

Menurutnya, keberhasilan pembelajaran sangat dipengaruhi oleh kemampuan pendidik dalam memilih metode yang tepat. Guru dan dosen dituntut mampu memanfaatkan perkembangan teknologi sekaligus menciptakan suasana pembelajaran yang mendorong peserta didik terlibat aktif dalam proses memperoleh dan mengembangkan pengetahuan.

Sementara itu, Ketua Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris UMC, Dila Charisma, M.Pd., menjelaskan bahwa metode Project Based Learning (PBL) menjadi salah satu pendekatan yang relevan dengan konsep Merdeka Belajar. Melalui metode tersebut, pendidik dapat membimbing mahasiswa atau peserta didik untuk menemukan permasalahan, melakukan analisis, dan menghasilkan solusi melalui proses pembelajaran yang kreatif.

Dila menambahkan bahwa penerapan PBL sangat sesuai digunakan dalam berbagai kondisi pembelajaran, termasuk pembelajaran jarak jauh. Model ini memberikan ruang bagi peserta didik untuk lebih mandiri dalam mengeksplorasi pengetahuan sekaligus mengembangkan kemampuan berpikir kritis.

Ketua panitia kegiatan, Ikariya Sugesti, M.Pd., menyampaikan bahwa pembelajaran berbasis proyek dapat membantu peserta didik membangun pemahaman secara mandiri melalui pengalaman nyata. Dengan demikian, ilmu yang diperoleh tidak hanya bersifat teoritis, tetapi juga dapat diterapkan dalam menyelesaikan berbagai persoalan.

Melalui workshop ini, PBI UMC berharap para peserta mampu mengimplementasikan konsep Case Method dan Project Based Learning berbasis Artificial Intelligence dalam kegiatan pembelajaran. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari komitmen UMC dalam meningkatkan kualitas pendidikan serta mempersiapkan tenaga pendidik yang mampu menghadapi tantangan pembelajaran modern.