UMC Perkuat Strategi Peningkatan Mutu Perguruan Tinggi melalui Workshop Penyusunan Proposal PKKM 2022
Universitas Muhammadiyah Cirebon (UMC) bekerja sama dengan Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah IV menyelenggarakan workshop pendampingan penyusunan proposal Program Kompetisi Kampus Merdeka (PKKM) tahun 2022. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesiapan UMC dalam menyusun proposal hibah serta memperkuat daya saing perguruan tinggi.
Program Kompetisi Kampus Merdeka (PKKM) merupakan salah satu program dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi yang diberikan kepada perguruan tinggi negeri maupun swasta sebagai bentuk dukungan terhadap implementasi Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM). Melalui program ini, perguruan tinggi diharapkan mampu meningkatkan kualitas pembelajaran, pengembangan institusi, serta pencapaian indikator kinerja utama.
Workshop yang dilaksanakan di UMC menghadirkan Kepala LLDIKTI Wilayah IV, Dr. M. Samsuri, M.T., sebagai narasumber utama. Dalam kesempatan tersebut, Samsuri mengapresiasi langkah UMC dalam menyelenggarakan kegiatan pendampingan proposal PKKM karena dinilai menjadi bagian dari upaya membangun budaya unggul di lingkungan perguruan tinggi.
Menurut Samsuri, perguruan tinggi yang berhasil memperoleh hibah PKKM akan mendapatkan dukungan pendanaan dari pemerintah untuk menjalankan berbagai program pengembangan kampus. Namun, karena jumlah hibah yang tersedia terbatas, setiap perguruan tinggi perlu memiliki strategi yang tepat agar program yang dijalankan dapat berkelanjutan.
Ia menjelaskan bahwa PKKM terbagi menjadi beberapa kategori atau liga berdasarkan jumlah mahasiswa dan program studi yang diikutsertakan. Program tersebut diharapkan mampu memberikan dampak terhadap peningkatan indikator kinerja utama perguruan tinggi serta mempercepat penerapan konsep Merdeka Belajar Kampus Merdeka.
Rektor UMC, Arif Nurudin, menyambut baik kegiatan pendampingan tersebut dan mengajak seluruh sivitas akademika untuk terus meningkatkan prestasi. Menurutnya, berbagai capaian hibah yang telah diraih UMC merupakan hasil kerja sama dan semangat seluruh elemen kampus dalam menciptakan berbagai inovasi.
Arif menyampaikan bahwa keberhasilan UMC memperoleh hibah PKKM sebelumnya menjadi motivasi untuk terus mempertahankan dan meningkatkan kualitas institusi. Ia menegaskan bahwa pencapaian tersebut sejalan dengan semangat Compete with one another in good deeds, yaitu berlomba-lomba dalam menghasilkan kebaikan dan keunggulan.
Melalui workshop ini, UMC berharap dapat memperoleh strategi dan masukan terbaik dalam penyusunan proposal PKKM 2022 sehingga mampu meningkatkan peluang mendapatkan hibah serta memperkuat pelaksanaan program Kampus Merdeka.
Kegiatan tersebut juga menghadirkan sejumlah pemateri yang memberikan wawasan mengenai penyusunan proposal, struktur proposal PKKM, serta berbagi pengalaman mengenai strategi keberhasilan memperoleh hibah. Acara ini diikuti oleh jajaran pimpinan universitas, dosen, dan tenaga kependidikan UMC sebagai bentuk komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas pendidikan tinggi.