FISIP UMC Bersama Tempo Perkuat Literasi Digital Mahasiswa melalui Edukasi Cek Fakta
CIREBON – Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Muhammadiyah Cirebon (UMC) bekerja sama dengan Tempo menyelenggarakan kegiatan Klaklik Literasi Digital Citizenship di Aula Masjid Raya Kampus 2 UMC pada Kamis (2/7/2026). Mengusung tema “Antihoax Squad: Cek Fakta ala Mahasiswa”, kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran mahasiswa akan pentingnya literasi digital dan kemampuan memverifikasi informasi sebelum membagikannya di media sosial.
Kegiatan diawali dengan sambutan dan keynote speech dari Ketua Program Studi Hubungan Masyarakat FISIP UMC, Ahmad Yusron, S.Sos., M.Si. Dalam pemaparannya, ia menekankan bahwa kemampuan memilah informasi merupakan keterampilan yang sangat penting di era digital. Menurutnya, penyebaran informasi yang belum terverifikasi dapat menimbulkan berbagai dampak negatif bagi masyarakat, sehingga diperlukan sikap kritis dalam menerima maupun menyebarkan informasi
.
Seminar ini menghadirkan dua narasumber dari Tempo, yaitu Aghni Pratiwi, Senior Content Creator, dan Inge Kiara Safitri, Pemeriksa Fakta. Keduanya membagikan pengalaman serta pengetahuan mengenai proses produksi informasi yang akurat dan teknik pemeriksaan fakta dalam dunia jurnalistik.
Dalam sesinya, Aghni Pratiwi menjelaskan pentingnya melakukan riset yang mendalam sebelum memproduksi konten agar informasi yang disampaikan memiliki dasar yang kuat dan dapat dipertanggungjawabkan. Ia juga memperkenalkan prinsip jurnalistik cover both sides sebagai upaya memperoleh sudut pandang yang berimbang dalam menyajikan sebuah informasi.
Sementara itu, Inge Kiara Safitri mengajak mahasiswa untuk membiasakan diri melakukan pengecekan fakta terhadap setiap informasi yang diterima, khususnya di media sosial. Ia menegaskan bahwa informasi yang belum jelas kebenarannya sebaiknya tidak langsung dibagikan. Selain itu, ia juga mengingatkan pentingnya tanggung jawab moral untuk mengakui dan memperbaiki kesalahan apabila seseorang terlanjur menyebarkan informasi yang tidak benar.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa memperoleh pemahaman mengenai berbagai cara mengenali ciri-ciri informasi yang valid, mengkritisi sumber berita, serta memanfaatkan perangkat pemeriksaan fakta sebagai langkah pencegahan penyebaran hoaks.
FISIP UMC berharap kolaborasi bersama Tempo ini dapat memperkuat budaya literasi digital di kalangan mahasiswa, sehingga mampu melahirkan generasi yang kritis, bijak dalam bermedia sosial, serta berperan aktif dalam memerangi penyebaran hoaks di ruang digital.