Wisuda XXVII UMC, Prof. Lincolin Arsyad Beri Pesan Lulusan untuk Menjadi Insan Profesional dan Berintegritas
Ketua Majelis Pendidikan Tinggi, Penelitian, dan Pengembangan (Diktilitbang) Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Prof. Lincolin Arsyad, MSc., Ph.D., menghadiri prosesi Wisuda ke-XXVII Universitas Muhammadiyah Cirebon (UMC) dan menyampaikan pesan penting kepada para lulusan agar terus mengembangkan diri serta menjadi pribadi yang unggul di tengah perubahan zaman.
Dalam kesempatan tersebut, Prof. Lincolin mengapresiasi perkembangan UMC yang telah memasuki usia 21 tahun. Menurutnya, di bawah kepemimpinan Rektor UMC, Arif Nurudin, kampus tersebut terus menunjukkan semangat berkemajuan dan komitmen dalam meningkatkan kualitas pendidikan.
Ia menyampaikan bahwa perjalanan panjang UMC menjadi bukti adanya kerja keras, dedikasi, dan semangat seluruh civitas akademika dalam membangun perguruan tinggi yang mampu memberikan kontribusi bagi masyarakat.
Kepada 513 wisudawan yang mengikuti prosesi tersebut, Prof. Lincolin berpesan agar mereka tidak hanya mengandalkan kemampuan akademik, tetapi juga memiliki karakter kuat untuk menghadapi tantangan kehidupan setelah menyelesaikan pendidikan di perguruan tinggi.
Menurutnya, terdapat beberapa nilai penting yang perlu dimiliki oleh seorang manusia yang paripurna, yaitu profesional dalam menjalankan peran, mampu beradaptasi terhadap perubahan, memiliki kompetensi yang mumpuni, serta menjadi kader yang membawa manfaat bagi lingkungan sekitar.
Selain itu, Prof. Lincolin mengingatkan para lulusan untuk meneladani sifat-sifat Rasulullah dalam menjalani kehidupan, yaitu siddiq atau memiliki kejujuran, amanah atau dapat dipercaya, tabligh atau mampu menyampaikan kebaikan dan ilmu, serta fathonah atau memiliki kecerdasan dan kebijaksanaan.
Ia berharap para lulusan UMC mampu menjadi generasi yang tidak hanya sukses secara karier, tetapi juga memiliki integritas moral dan kepedulian sosial. Dengan bekal ilmu serta nilai-nilai karakter yang kuat, para alumni diharapkan dapat memberikan kontribusi positif bagi bangsa, masyarakat, dan persyarikatan Muhammadiyah.