Universitas Muhammadiyah Cirebon

UMC Salurkan Bantuan Air Bersih Gratis, Wujud Kepedulian Hadapi Dampak Kemarau di Cirebon

Universitas Muhammadiyah Cirebon (UMC) kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat dengan menghadirkan aksi sosial berupa penyediaan air bersih gratis bagi warga yang terdampak musim kemarau di wilayah Kabupaten dan Kota Cirebon.

Kondisi kemarau panjang menyebabkan sejumlah daerah mengalami kesulitan memperoleh air bersih untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Banyak warga mulai mengalami kekurangan pasokan air, baik untuk kebutuhan rumah tangga maupun aktivitas lainnya. Situasi tersebut menjadi perhatian serius bagi civitas akademika UMC untuk ikut memberikan solusi nyata.

Sebagai bentuk kepedulian sosial, UMC berkolaborasi dengan Dewan Pimpinan Daerah Forum Kerukunan Komunitas Cirebon (DPD Forkoci) Kabupaten Cirebon menyalurkan bantuan air bersih ke sejumlah wilayah yang mengalami krisis air.

Rektor UMC Arif Nurudin MT bersama tim melakukan pemantauan ke beberapa daerah yang terdampak, di antaranya Gebang, Greged, Gegesik, Gunung Jati, Kaliwedi, Klangenan, Talun, Tengah Tani, Suranenggala, Sedong, Panguragan, Beber, Mundu, Palimanan, Losari, Ciwaringin, Susukan, Karangwareng, hingga Dukupuntang.

Dalam kegiatan tersebut, UMC bersama Forkoci mendistribusikan 17 tangki air bersih yang disebarkan ke sejumlah titik prioritas. Penyaluran dilakukan di wilayah selatan seperti Watubelah dan Talun, wilayah utara di Suranenggala, wilayah timur di Mundu dan Sedong, serta wilayah Kota Cirebon di Argasunya.

Arif Nurudin menyampaikan bahwa air bersih merupakan kebutuhan mendasar yang sangat berpengaruh terhadap kesehatan dan kualitas hidup masyarakat. Karena itu, penyediaan akses air bersih menjadi tanggung jawab bersama yang membutuhkan kolaborasi berbagai pihak.

Menurutnya, kerja sama antara UMC dan Forkoci merupakan bagian dari semangat pengabdian kepada masyarakat. Ia berharap sinergi tersebut dapat terus berlanjut dan menjadi gerakan sosial yang berkelanjutan dalam membantu masyarakat menghadapi berbagai persoalan.

Arif juga mengapresiasi kepedulian seluruh civitas akademika UMC, mulai dari dosen, tenaga kependidikan, hingga karyawan yang terus menjaga tradisi berbagi dan hadir memberikan manfaat bagi masyarakat. Dukungan dari Lazismu juga menjadi bagian penting dalam keberlangsungan berbagai kegiatan sosial yang dilakukan UMC.

Ketua DPD Forkoci Kabupaten Cirebon, Iing Solikhin, mengapresiasi langkah UMC dalam kegiatan bakti sosial tersebut. Menurutnya, aksi ini tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan masyarakat, tetapi juga memperkuat rasa kepedulian, solidaritas, dan persaudaraan di tengah kondisi kemarau.

Kehadiran bantuan air bersih dari UMC mendapat sambutan positif dari masyarakat dan sejumlah pemerintah desa. Mereka mengapresiasi peran perguruan tinggi Muhammadiyah yang terus hadir membantu menyelesaikan persoalan sosial serta memberikan manfaat langsung bagi warga.