Universitas Muhammadiyah Cirebon

UMC Resmi Menyelenggarakan Program PPG Dalam Jabatan sebagai Bentuk Komitmen Meningkatkan Kualitas Guru Profesional

Universitas Muhammadiyah Cirebon (UMC) berhasil memperoleh kesempatan untuk pertama kalinya menyelenggarakan Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) Dalam Jabatan pada tahun 2022. Keberhasilan tersebut merupakan hasil dari proses panjang pengajuan izin penyelenggaraan PPG yang telah dilakukan sejak tahun 2019 hingga akhirnya mendapatkan persetujuan melalui SK Nomor 340/E/0/2021.

Dengan adanya izin tersebut, Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK) UMC memiliki kewenangan untuk menyelenggarakan pendidikan profesi guru di bawah Direktorat Pendidikan Profesi Guru Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. UMC menjadi salah satu dari sejumlah perguruan tinggi di Jawa Barat yang dipercaya untuk melaksanakan program tersebut, sekaligus menjadi satu-satunya LPTK di wilayah Ciayumajakuning yang memiliki izin penyelenggaraan PPG untuk Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) dan Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PG PAUD).

Pelaksanaan PPG Dalam Jabatan di UMC dijadwalkan berlangsung pada Mei hingga Juli 2022 dengan sistem pembelajaran daring selama tiga bulan. Program ini diikuti oleh peserta dari berbagai daerah di Indonesia sebagai bagian dari upaya pemerintah dalam meningkatkan kompetensi dan profesionalitas tenaga pendidik.

Pelaksana Tugas Direktur Pendidikan Profesi Guru, Temu Ismail, menyampaikan apresiasi kepada UMC atas keberhasilannya dalam menyelenggarakan PPG untuk pertama kalinya. Menurutnya, pencapaian tersebut menjadi langkah positif bagi UMC dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan nasional.

Ketua Program Studi PPG UMC, Nurkholis, menyampaikan rasa terima kasih atas dukungan dan arahan dari berbagai pihak sehingga penyelenggaraan program ini dapat terlaksana. Ia berharap PPG UMC mampu menghasilkan guru profesional yang memiliki karakter Islami serta mampu menjadi penggerak perubahan pendidikan di tengah perkembangan teknologi dan era globalisasi.

Dalam pelaksanaan PPG Dalam Jabatan tahun 2022, UMC menyiapkan tenaga pendukung berupa dosen dan guru pamong yang memiliki kualifikasi sesuai kebutuhan program. Sebanyak sekitar 30 dosen dan 21 guru pamong dipersiapkan untuk mendukung proses pembelajaran. UMC juga memperoleh perkiraan kuota sekitar 270 peserta yang terbagi dalam dua program studi, yaitu PGSD dan Pendidikan Guru PAUD.

Penyelenggaraan PPG ini menjadi salah satu langkah strategis UMC dalam memperkuat perannya di bidang pendidikan. Melalui program tersebut, UMC menunjukkan komitmennya dalam mencetak tenaga pendidik berkualitas serta berkontribusi dalam mencerdaskan kehidupan bangsa.

Keberhasilan ini tidak terlepas dari dukungan pimpinan universitas, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), pengelola PPG, dosen, guru pamong, serta seluruh pihak yang berperan dalam proses persiapan hingga pelaksanaan program.