Universitas Muhammadiyah Cirebon

UMC Perkuat Jejaring Internasional, Jalin Kerja Sama dengan PCIM dan PCIA Jepang untuk Dakwah dan Pendidikan Berkemajuan

Universitas Muhammadiyah Cirebon (UMC) terus memperkuat langkah internasionalisasi melalui kerja sama strategis dengan Persatuan Cabang Istimewa Muhammadiyah (PCIM) dan Persatuan Cabang Istimewa Aisyiyah (PCIA) Jepang.

Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara UMC, PCIM Jepang, dan PCIA Jepang pada Kamis (23/11/2023). Momen ini menjadi semakin istimewa karena bertepatan dengan rangkaian Milad Muhammadiyah ke-111 tahun.

Rektor UMC, Arif Nurudin M.T., menyampaikan bahwa kerja sama ini merupakan bagian dari transformasi berkemajuan yang terus dilakukan UMC dalam memperluas jejaring global Muhammadiyah. Menurutnya, kolaborasi internasional menjadi langkah penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan sekaligus mempersiapkan mahasiswa menghadapi tantangan dunia yang semakin dinamis.

Arif mengapresiasi dukungan Ketua PCIM Jepang Ridwan Wicaksono, S.T., M.Eng., Ph.D., yang diwakili Miftah Faried, Ph.D., serta Ketua PCIA Jepang Kholifatul Arifah, S.Hum., atas komitmen dan kontribusinya dalam membangun kerja sama bersama UMC.

Ia berharap sinergi tersebut dapat memberikan manfaat luas, khususnya dalam bidang pengabdian kepada masyarakat, pemberdayaan sosial, penelitian, pelatihan, dan berbagai program pengembangan masyarakat yang berdampak positif.

Menurut Arif, keterlibatan PCIM dan PCIA Jepang membuka peluang bagi UMC untuk memahami berbagai kebutuhan serta tantangan global. Dengan demikian, kampus dapat mengembangkan program pendidikan dan penelitian yang lebih relevan dengan perkembangan internasional.

Kerja sama ini juga menjadi bagian dari upaya UMC dalam memperkuat peran perguruan tinggi Muhammadiyah di tingkat global. Melalui kolaborasi dengan jaringan Muhammadiyah di luar negeri, UMC optimistis mampu memperluas kontribusi akademik dan sosial bagi masyarakat.

Arif menambahkan, internasionalisasi bukan hanya tentang membangun hubungan kelembagaan, tetapi juga menciptakan ruang pertukaran pengetahuan, pengalaman, dan inovasi yang dapat mempercepat kemajuan institusi.

Penandatanganan MoU tersebut dilakukan saat jajaran UMC yang terdiri dari Wakil Dekan FKIP UMC Norma Bastian, M.Pd., dan Ketua LPPM UMC Tania Avianda Gusman, M.Sc., Ph.D., tengah melaksanakan studi banding mengenai lesson study di Universitas Tsukuba Jepang.

Melalui kerja sama ini, UMC berharap dapat terus menghadirkan inovasi pendidikan yang berwawasan global sekaligus tetap berlandaskan nilai-nilai Muhammadiyah untuk mewujudkan perguruan tinggi yang unggul dan berkemajuan.