Prodi Pendidikan Bahasa Inggris UMC Tingkatkan Kompetensi Pengelolaan Laboratorium Bahasa Berbasis Teknologi
Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris (PBI) Universitas Muhammadiyah Cirebon (UMC) menyelenggarakan bimbingan teknis (Bimtek) bertema “Peningkatan Kemampuan Pengelolaan Laboratorium Pembelajaran Bahasa Inggris Berbasis Teknologi” pada 23–24 November 2022. Kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi Program Kompetisi Kampus Merdeka (PKKM) yang bertujuan meningkatkan kualitas pengelolaan laboratorium sebagai penunjang proses pembelajaran.
Bimtek menghadirkan dua narasumber dari Telkom University, yaitu Retno Hendryanti, Ph.D. dan Fat’hah Noor Prawita, S.T., M.T., yang membagikan pengalaman serta praktik terbaik dalam pengelolaan laboratorium bahasa berbasis teknologi. Materi yang disampaikan meliputi pengembangan sistem laboratorium, pemanfaatan teknologi digital dalam pembelajaran bahasa, serta optimalisasi fasilitas laboratorium untuk mendukung kegiatan akademik.
Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) UMC, Dr. Dewi Nurdiyanti, menyampaikan bahwa keberhasilan sejumlah program studi di lingkungan FKIP memperoleh hibah Program Kompetisi Kampus Merdeka merupakan pencapaian yang patut diapresiasi. Menurutnya, fasilitas laboratorium yang diperoleh melalui program tersebut harus dimanfaatkan secara maksimal guna mendukung proses pembelajaran yang inovatif dan sesuai dengan perkembangan teknologi.
Ia menambahkan bahwa pembelajaran bahasa Inggris di era digital membutuhkan dukungan sarana yang modern agar mahasiswa dapat mengembangkan kompetensi bahasa secara lebih efektif. Pemanfaatan laboratorium berbasis teknologi diharapkan mampu menciptakan pengalaman belajar yang interaktif, menarik, dan relevan dengan kebutuhan pendidikan masa kini.
Ketua Tim Task Force PKKM UMC, Dr. Bagus Nurul Iman, menilai kegiatan bimbingan teknis ini memberikan manfaat bagi dosen, mahasiswa, maupun tenaga laboran. Menurutnya, laboratorium bahasa berbasis komputer memungkinkan peserta didik berlatih keterampilan berbahasa melalui berbagai media, seperti video pembelajaran, latihan pengucapan berbantuan teknologi, pengayaan kosakata, serta berbagai aktivitas interaktif lainnya.
Bagus juga menegaskan bahwa pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran bahasa terus berkembang, sehingga pengelolaan laboratorium yang profesional menjadi kebutuhan penting dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan dan proses belajar mengajar.
Sementara itu, Ketua Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris UMC, Dila Charisma, M.Pd., menjelaskan bahwa keberhasilan pengelolaan laboratorium tidak hanya bergantung pada kelengkapan fasilitas, tetapi juga pada kompetensi sumber daya manusia yang mengelolanya. Oleh karena itu, peningkatan kapasitas tenaga pengelola laboratorium menjadi salah satu langkah strategis untuk memastikan seluruh fasilitas dapat dimanfaatkan secara optimal.
Menurutnya, kegiatan ini bertujuan membangun sistem pengelolaan laboratorium yang memenuhi standar, sehingga mampu mendukung proses pembelajaran sekaligus meningkatkan kualitas penelitian yang dihasilkan. Dengan pengelolaan yang terstandar, hasil riset yang memanfaatkan laboratorium diharapkan memiliki validitas yang tinggi dan dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah.
Diskusi selama kegiatan dipandu oleh Ikariya Sugesti, S.S., M.Pd., yang merangkum berbagai materi penting mengenai manajemen laboratorium bahasa, sistem operasional laboratorium berbasis multimedia, serta strategi pemanfaatan teknologi dalam menunjang pembelajaran Bahasa Inggris. Melalui kegiatan ini, Prodi Pendidikan Bahasa Inggris UMC menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas layanan akademik dan menghadirkan pembelajaran yang adaptif terhadap perkembangan teknologi pendidikan.