Kapolres Cirebon Dorong Mahasiswa KKM UMC Jadi Agen Perubahan yang Produktif dan Berdampak
Kapolres Cirebon, Kombes Pol Sumarni, S.I.K., S.H., M.H., memberikan pembekalan kepada mahasiswa Universitas Muhammadiyah Cirebon (UMC) yang akan melaksanakan Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) 2025 di wilayah Cirebon, Indramayu, Majalengka, dan Kuningan. Dalam arahannya, ia menekankan pentingnya peran mahasiswa sebagai generasi muda yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat melalui kegiatan yang produktif dan berdampak.
Kapolres menyampaikan bahwa mahasiswa harus mampu memanfaatkan masa muda untuk kegiatan yang positif, khususnya dalam mendukung program pembangunan masyarakat desa. Menurutnya, KKM merupakan momentum penting bagi mahasiswa untuk terjun langsung ke masyarakat, memahami kondisi lapangan, serta berkontribusi dalam mengembangkan potensi lokal.
Ia juga mengajak mahasiswa untuk berperan aktif dalam berbagai sektor, seperti ketahanan pangan, ekonomi kreatif, pendidikan remaja, serta peningkatan keamanan dan kegiatan sosial kemasyarakatan. Dengan keterlibatan tersebut, mahasiswa diharapkan tidak hanya menjalankan program formal, tetapi juga mampu menjadi motor penggerak perubahan di tengah masyarakat.
Dalam arahannya, Kapolres menyoroti potensi besar wilayah Cirebon, khususnya di sektor pertanian yang masih dapat dikembangkan lebih optimal. Ia mendorong mahasiswa untuk membantu masyarakat dalam memanfaatkan lahan yang belum produktif, misalnya melalui pengembangan pertanian sederhana seperti tanaman pangan dan hortikultura yang dapat meningkatkan kesejahteraan warga desa.
Selain itu, ia juga mengingatkan mahasiswa untuk menjauhi perilaku negatif yang dapat merugikan masa depan generasi muda. Menurutnya, perkembangan teknologi saat ini seharusnya dimanfaatkan untuk hal-hal yang produktif, seperti inovasi, kewirausahaan, dan pengembangan keterampilan, bukan untuk aktivitas yang tidak bermanfaat.
Kapolres menegaskan bahwa mahasiswa KKM diharapkan mampu menjadi contoh positif di tengah masyarakat desa. Dengan kemampuan akademik dan semangat yang dimiliki, mahasiswa diharapkan dapat membantu masyarakat dalam mengidentifikasi potensi lokal serta merancang solusi yang dapat meningkatkan kesejahteraan.
Ia juga mendorong mahasiswa untuk aktif berinteraksi dengan masyarakat, memahami kebutuhan mereka, serta berkontribusi dalam memberikan solusi berbasis pengetahuan dan teknologi yang telah dipelajari di bangku kuliah.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolres turut memaparkan berbagai program Polres Cirebon yang mendukung pemberdayaan masyarakat, seperti ketahanan pangan melalui pertanian jagung dan cabai, pengembangan ekonomi kreatif, edukasi remaja melalui program kepolisian di sekolah, hingga berbagai kegiatan sosial seperti bantuan rumah layak huni dan bantuan bagi masyarakat kurang mampu.
Program-program tersebut diharapkan dapat bersinergi dengan kegiatan KKM mahasiswa sehingga memberikan dampak yang lebih luas bagi masyarakat. Dengan kolaborasi antara aparat kepolisian, perguruan tinggi, dan masyarakat, diharapkan tercipta pembangunan desa yang lebih berkelanjutan.
Melalui pembekalan ini, mahasiswa KKM UMC diharapkan tidak hanya menjadi pelaksana program, tetapi juga agen perubahan yang mampu memberikan kontribusi nyata, membangun kemandirian masyarakat desa, serta menumbuhkan semangat inovasi dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.