Universitas Muhammadiyah Cirebon

Akademisi UMC Soroti Tantangan Buruh pada Peringatan May Day 2021 di Tengah Pandemi

Peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2021 menjadi momentum untuk kembali menyoroti kondisi para pekerja yang masih menghadapi berbagai tantangan akibat pandemi COVID-19. Akademisi Universitas Muhammadiyah Cirebon (UMC), Dr. Hj. Endah Nurhawaeny Kardiyati, menilai bahwa perayaan Hari Buruh tahun itu berlangsung dalam suasana yang penuh harapan, namun tetap diwarnai realitas sulit yang dialami banyak pekerja.

Menurut Endah, kaum buruh memiliki peran yang sangat penting dalam mendukung pembangunan nasional dan pertumbuhan ekonomi. Oleh karena itu, kontribusi mereka perlu mendapatkan penghargaan sekaligus perhatian yang lebih besar, terutama di tengah kondisi ekonomi yang belum sepenuhnya pulih. Ia juga menyoroti perjuangan para pekerja, termasuk pekerja migran Indonesia, yang rela meninggalkan keluarga demi memperoleh penghasilan untuk memenuhi kebutuhan hidup.

Sebagai akademisi sekaligus Ketua Program Studi Akuntansi Fakultas Ekonomi UMC, Endah mengungkapkan bahwa ia banyak menemui pekerja yang terdampak pandemi, mulai dari pengurangan jam kerja dan pemotongan upah hingga pemutusan hubungan kerja. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa dampak pandemi tidak hanya dirasakan oleh sektor kesehatan, tetapi juga memberikan tekanan besar terhadap kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat.

Ia menilai bahwa kebutuhan dasar masyarakat, khususnya pemenuhan kebutuhan pangan, menjadi persoalan yang harus mendapat perhatian serius. Di samping pentingnya penerapan protokol kesehatan, pemerintah dan berbagai pihak juga perlu memastikan masyarakat tetap memiliki akses terhadap sumber penghasilan agar mampu memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.

Endah juga memahami bahwa banyak perusahaan mengalami kesulitan akibat menurunnya aktivitas ekonomi, bahkan sebagian menghadapi ancaman penutupan usaha. Meski demikian, menurutnya perlindungan terhadap kelompok pekerja yang rentan tetap harus menjadi prioritas agar dampak sosial dan ekonomi tidak semakin meluas.

Lebih lanjut, ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tidak saling menyalahkan dalam menghadapi situasi krisis. Sebaliknya, diperlukan kerja sama antara pemerintah, dunia usaha, akademisi, dan masyarakat melalui berbagai inisiatif sosial untuk membantu meringankan beban para pekerja dan mempercepat proses pemulihan ekonomi nasional. Ia berharap pandemi segera berakhir sehingga kondisi kehidupan masyarakat, khususnya para buruh, dapat kembali membaik dan aktivitas ekonomi dapat berjalan secara normal.