Universitas Muhammadiyah Cirebon

2nd INaCoLET 2026 Siap Digelar, Prodi PBI UMC Gandeng Akademisi Internasional dari Boston University dan Leeds University

Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris (PBI) Universitas Muhammadiyah Cirebon (UMC) bersama Universitas Negeri Jakarta (UNJ) menggelar rapat koordinasi secara daring melalui Zoom pada Jumat (15/5/2026). Pertemuan tersebut melibatkan para co-host sebagai bagian dari persiapan penyelenggaraan The 2nd International Conference on Language, Education, and Technology (INaCoLET) 2026.

Ketua Program Studi PBI UMC, Dila Charisma, M.Pd., menyampaikan apresiasi kepada Kaprodi PBI UNJ, Dr. Nina Wanda Cassandra, M.Pd., beserta para ketua program studi dan dosen dari sepuluh perguruan tinggi mitra yang turut berpartisipasi dalam rapat koordinasi tersebut. Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Rektor UMC, para wakil rektor, serta Dekan FKIP atas dukungan terhadap penyelenggaraan konferensi internasional tersebut.

Dila menjelaskan bahwa INaCoLET 2026 akan berlangsung pada 16–17 Juli 2026. Hari pertama akan dilaksanakan secara luring di Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) UMC, sedangkan hari kedua akan digelar secara daring. Menurutnya, rapat koordinasi ini bertujuan menyamakan persepsi terkait pembagian tugas, peran, serta tanggung jawab teknis agar seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan dengan baik.

Sejumlah perguruan tinggi yang telah bergabung sebagai mitra strategis dalam penyelenggaraan konferensi ini antara lain Universitas Muhammadiyah Purwokerto, Universitas Bale Bandung, Universitas Kuningan, Universitas Majalengka, Universitas Wiralodra, Institut Prima Bangsa Cirebon, Universitas Subang, Universitas Panca Sakti Bekasi, Universitas Ibn Khaldun Bogor, dan Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia. Dila menambahkan bahwa masih terdapat beberapa perguruan tinggi lain yang tengah mengonfirmasi partisipasinya sebagai co-host.

Di sisi lain, Penanggung Jawab Acara, Dr. Ikariya Suggesti, menegaskan bahwa keberadaan para co-host tidak hanya sebatas pelengkap dalam daftar kerja sama, tetapi merupakan mitra strategis yang berperan penting dalam membangun kolaborasi akademik yang berkelanjutan. Menurutnya, forum ini menjadi ruang untuk memperkuat hubungan profesional sekaligus menumbuhkan semangat kebersamaan dalam mengembangkan pendidikan dan penelitian.

Ia juga mengundang seluruh co-host untuk hadir di Cirebon dalam rangka penandatanganan kerja sama, baik di tingkat program studi, fakultas, maupun universitas. Kesempatan tersebut diharapkan dapat mempererat sinergi antarlembaga dan membuka peluang kolaborasi yang lebih luas di masa mendatang.