FKIP UMC Perkuat Strategi Akreditasi Unggul melalui Workshop LAMDIK Bersama Prof. Suyitno
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Cirebon (UMC) menyelenggarakan workshop bertajuk “Instrumen Akreditasi LAMDIK Menuju UMC Unggul 2027” di Yogyakarta pada Senin, 24 Februari 2025. Kegiatan ini menghadirkan Prof. Suyitno, Kepala Lembaga Penjaminan Mutu Universitas Muhammadiyah Purworejo, sebagai narasumber utama dalam penguatan strategi pencapaian akreditasi unggul program studi kependidikan.
Workshop ini difokuskan pada pembahasan strategi peningkatan mutu akademik, manajerial, serta inovasi sebagai kunci utama dalam meraih status akreditasi unggul sesuai standar LAMDIK dan regulasi terbaru pendidikan tinggi. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya FKIP UMC dalam mempercepat pencapaian target unggul pada seluruh program studi.
Dalam pemaparannya, Prof. Suyitno menegaskan bahwa sistem akreditasi terbaru menuntut pemenuhan standar yang lebih tinggi dari Standar Nasional Pendidikan Tinggi (SN Dikti), dengan penekanan pada kualitas proses pendidikan dan capaian lulusan. Ia juga menjelaskan bahwa instrumen LAMDIK kini lebih menitikberatkan pada hasil nyata (output) sebagai indikator utama penilaian.
Kegiatan ini turut mendapat apresiasi atas inisiatif pimpinan UMC, khususnya Wakil Rektor I, Dekan FKIP UMC, Kaprodi PPG, serta Ketua Penjaminan Mutu UMC, yang dinilai memiliki komitmen kuat dalam meningkatkan mutu dan daya saing program studi di lingkungan FKIP.
Lebih lanjut, dijelaskan bahwa sistem akreditasi terbaru menghapus kategori “baik” dan “baik sekali”, serta mengarahkan seluruh program studi untuk mencapai status unggul dengan standar yang lebih ketat, termasuk kualifikasi dosen, kurikulum berbasis capaian pembelajaran, serta dukungan fasilitas pembelajaran yang memadai.
Melalui workshop ini, FKIP UMC menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan dan memperkuat kesiapan seluruh program studi dalam menghadapi evaluasi akreditasi. Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah strategis dalam mendukung percepatan