Dosen UMC Jadi Penguji Eksternal Sidang Doktor di Universitas Pertahanan Bahas Strategi Pertahanan Siber
Dosen Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Cirebon (UMC), Dr. Nurul Chamidah, S.Sos.I., M.I.Kom., mendapat kepercayaan sebagai penguji eksternal dalam Sidang Terbuka Promosi Doktor di Universitas Pertahanan Republik Indonesia (UNHAN). Keterlibatan tersebut menjadi bagian dari kontribusi akademisi UMC dalam mendukung pengembangan kajian strategis di bidang pertahanan dan keamanan nasional.
Sidang doktor tersebut menguji disertasi karya Binar Arfa Darumaya yang berjudul “Strategi Pertahanan Negara dalam Menghadapi Ancaman Perang Siber di Indonesia.” Penelitian tersebut mengkaji berbagai tantangan yang dihadapi Indonesia dalam memperkuat sistem pertahanan siber di tengah meningkatnya ancaman digital yang berpotensi memengaruhi stabilitas nasional.
Dalam proses ujian, Dr. Nurul Chamidah memberikan sejumlah masukan akademik terhadap substansi penelitian. Salah satu hal yang menjadi perhatian adalah pentingnya memperjelas aspek kebaruan (novelty) dari penelitian agar memberikan kontribusi yang lebih kuat terhadap pengembangan ilmu pengetahuan maupun kebijakan di bidang pertahanan.
Selain menyoroti unsur kebaruan, ia juga menekankan perlunya memperkuat relevansi hasil penelitian terhadap implementasi kebijakan nasional. Menurutnya, penelitian mengenai pertahanan siber perlu menghasilkan rekomendasi yang dapat diterapkan secara nyata dalam menghadapi berbagai ancaman keamanan di ruang digital.
Menanggapi berbagai masukan tersebut, Binar Arfa Darumaya menjelaskan bahwa model strategi yang dikembangkan dalam disertasinya mengedepankan sinergi antarlembaga, penguatan kapasitas sumber daya manusia, serta kolaborasi antara pemerintah, institusi pertahanan, dan sektor swasta sebagai bagian dari upaya membangun sistem pertahanan siber yang lebih terpadu.
Ia menilai bahwa ancaman perang siber tidak dapat dihadapi secara parsial sehingga diperlukan pendekatan yang komprehensif melalui penguatan regulasi, pemanfaatan teknologi, peningkatan kompetensi sumber daya manusia, serta pembangunan kesadaran masyarakat terhadap keamanan digital.
Sidang terbuka berlangsung dinamis dengan dihadiri para akademisi, peneliti, mahasiswa, dan berbagai pemangku kepentingan di bidang pertahanan. Diskusi yang berkembang menyoroti pentingnya kesiapan Indonesia dalam menghadapi tantangan keamanan siber yang terus berkembang seiring pesatnya transformasi digital.
Pada akhir sidang, tim penguji memberikan apresiasi terhadap hasil penelitian yang dinilai memiliki potensi untuk mendukung pengembangan kebijakan pertahanan siber nasional. Setelah melalui seluruh tahapan ujian, Binar Arfa Darumaya dinyatakan lulus dan resmi menyandang gelar Doktor.
Keikutsertaan Dr. Nurul Chamidah sebagai penguji eksternal menunjukkan kiprah akademisi Universitas Muhammadiyah Cirebon di tingkat nasional sekaligus memperkuat peran UMC dalam mendukung pengembangan riset dan kajian strategis yang berkontribusi terhadap kemajuan ilmu pengetahuan serta kepentingan bangsa.