Dosen UMC Gelar Workshop Disiplin Positif untuk Perkuat Pendidikan Karakter di SMP Muhammadiyah Lemah Abang
Tim dosen Universitas Muhammadiyah Cirebon (UMC) menyelenggarakan workshop bertema Disiplin Positif di SMP Muhammadiyah Lemah Abang, Kabupaten Cirebon, sebagai bagian dari program Pengabdian kepada Masyarakat yang didukung hibah RisetMu. Kegiatan ini bertujuan memperkuat kapasitas guru dalam menerapkan pendekatan pembelajaran yang lebih humanis, komunikatif, dan berorientasi pada pembentukan karakter peserta didik.
Workshop yang dilaksanakan pada Senin, 21 April 2025, mengangkat konsep disiplin positif sebagai alternatif dalam membangun budaya sekolah yang kondusif. Melalui pendekatan ini, guru diajak memahami bahwa perilaku siswa tidak semata-mata disikapi dengan hukuman, melainkan dijadikan kesempatan untuk memberikan bimbingan, membangun tanggung jawab, dan menanamkan nilai-nilai karakter secara berkelanjutan.
Selama kegiatan berlangsung, peserta mengikuti pemaparan materi, diskusi kelompok, serta simulasi penerapan disiplin positif di lingkungan sekolah. Metode tersebut dirancang agar para guru dapat memahami sekaligus mempraktikkan strategi pembelajaran yang mengedepankan empati, komunikasi efektif, dan hubungan yang saling menghargai antara pendidik dan peserta didik.
Salah satu peserta, Siti Salamah, S.Pd., mengaku memperoleh perspektif baru mengenai penerapan disiplin di sekolah. Menurutnya, pendekatan yang mengutamakan komunikasi dan pembinaan karakter dinilai lebih efektif dibandingkan pemberian hukuman semata. Hal serupa disampaikan Fathiya Putri Handini, M.Pd., yang menilai workshop tersebut memberikan pemahaman bahwa disiplin dapat dibangun melalui kepercayaan dan kedekatan antara guru dengan siswa.
Sebagai luaran kegiatan, para peserta secara kolaboratif menyusun dua dokumen, yaitu Kebajikan Sekolah dan Keyakinan Kelas. Kedua dokumen tersebut berisi nilai-nilai yang disepakati bersama sebagai pedoman dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan mendukung tumbuhnya karakter positif peserta didik. Dokumen tersebut juga direncanakan untuk didaftarkan sebagai Hak Kekayaan Intelektual (HaKI) sebagai bentuk apresiasi terhadap inovasi di bidang pendidikan.
Kepala SMP Muhammadiyah Lemah Abang, Nurdin Hamzah, S.Sos., menyampaikan apresiasinya atas pelaksanaan workshop tersebut. Ia berharap pendekatan disiplin positif yang diperkenalkan oleh tim dosen UMC dapat diterapkan secara berkelanjutan sehingga mampu menciptakan suasana belajar yang lebih harmonis, meningkatkan hubungan antara guru dan siswa, serta mendukung penguatan pendidikan karakter di sekolah.
Melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini, Universitas Muhammadiyah Cirebon kembali menunjukkan komitmennya dalam mengimplementasikan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Sinergi antara perguruan tinggi dan sekolah diharapkan mampu menghasilkan inovasi pendidikan yang memberikan manfaat nyata bagi peningkatan kualitas pembelajaran dan pengembangan karakter generasi muda.