Muhammadiyah University of Cirebon

Yudisium Perdana FAI UMC, Lahirkan Lulusan Berilmu dan Berkomitmen Menebar Manfaat bagi Masyarakat

Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Muhammadiyah Cirebon (UMC) menggelar yudisium perdana Tahun Akademik 2021/2022 sebagai momentum bersejarah bagi perjalanan fakultas. Sebanyak 53 mahasiswa dari Program Studi Tasawuf dan Psikoterapi (TP) serta Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IAT) resmi menyelesaikan tahapan akademiknya.

Dekan FAI UMC, Dr. Aip Syarifudin, M.Pd.I., menyampaikan rasa syukur dan kebanggaan atas terselenggaranya yudisium perdana tersebut. Menurutnya, perjalanan mahasiswa selama menempuh pendidikan di kampus dipenuhi berbagai dinamika yang menjadi bagian dari proses pembentukan karakter dan keilmuan.

Aip berpesan kepada para lulusan agar terus menjaga nama baik almamater serta menjadikan ilmu yang telah diperoleh selama kuliah sebagai bekal dalam menghadapi kehidupan di masyarakat. Ia mengingatkan bahwa kelulusan bukanlah akhir perjalanan, melainkan awal dari tantangan baru untuk membuktikan kemampuan dan kontribusi nyata.

Kegiatan yang berlangsung di Rumah Makan Mimi Sepuh tersebut turut dihadiri oleh Rektor UMC, Arif Nurudin, M.T., Wakil Rektor I UMC Nana Trisovelna, M.T., Wakil Rektor II UMC Dr. Badawi, jajaran ketua program studi, dosen, dan tenaga kependidikan.

Rektor UMC, Arif Nurudin, menyampaikan apresiasi kepada para lulusan FAI UMC yang berhasil meraih capaian akademik membanggakan. Ia berharap para alumni mampu mengimplementasikan ilmu yang dimiliki sesuai bidang keilmuan serta memberikan kontribusi positif di tengah masyarakat.

Arif juga menegaskan bahwa FAI UMC memiliki peran penting dalam pengembangan pendidikan Islam dan dakwah Muhammadiyah. Ke depan, FAI diharapkan semakin berkembang sebagai pusat pembelajaran ilmu agama yang terbuka bagi berbagai kalangan.

Wakil Rektor I UMC, Nana Trisovelna, menambahkan bahwa perjalanan FAI UMC hingga mampu melaksanakan yudisium perdana tidak terlepas dari kerja keras dan kolaborasi seluruh pihak. Ia mengapresiasi keberhasilan fakultas dalam melahirkan lulusan dengan tingkat kelulusan tepat waktu yang tinggi.

Sementara itu, Wakil Rektor II UMC, Dr. Badawi, berpesan agar para lulusan FAI mampu menjadi generasi yang membawa nilai-nilai Islam moderat, mengedepankan persatuan, serta berperan aktif dalam memberikan solusi bagi masyarakat.

Ia menekankan pentingnya keseimbangan antara ilmu dan adab. Menurutnya, semakin tinggi ilmu yang dimiliki seseorang, maka semakin besar pula sikap rendah hati dan tanggung jawab yang harus ditunjukkan dalam kehidupan.

Melalui yudisium perdana ini, FAI UMC berharap para lulusan dapat menjadi insan yang berilmu, berakhlak, dan mampu memberikan kontribusi bagi kemajuan umat serta masyarakat luas.