Muhammadiyah University of Cirebon

UMC Perkuat Sinergi Pengelolaan Wakaf Bersama Majelis Wakaf PP Muhammadiyah

Universitas Muhammadiyah Cirebon (UMC) menerima kunjungan Wakil Ketua Majelis Wakaf Bidang Advokasi dan Sengketa Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Dr. Fetrimen Zubir, S.Ag., M.Pd, bersama Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Barat, Prof. Dr. H. Ahmad Dahlan, M.Ag, pada Senin (26/6/2023).

Kunjungan tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat kerja sama dan kolaborasi terkait pengelolaan serta pemanfaatan wakaf untuk mendukung perkembangan Amal Usaha Muhammadiyah (AUM). Rektor UMC, Arif Nurudin MT, menyampaikan apresiasi atas kunjungan tersebut dan berharap dapat mendorong optimalisasi wakaf tunai sebagai bagian dari pembangunan berbagai sektor, seperti pendidikan, kesehatan, dan kegiatan sosial kemanusiaan.

Menurut Arif, wakaf memiliki peran strategis dalam menjawab berbagai kebutuhan masyarakat. Tidak hanya sebagai bentuk ibadah, wakaf juga dapat menjadi instrumen pemberdayaan umat yang memberikan manfaat berkelanjutan bagi kehidupan sosial dan ekonomi.

Ia menilai bahwa pengelolaan wakaf saat ini perlu dikembangkan secara lebih luas, tidak hanya melalui zakat, infak, dan sedekah, tetapi juga dengan memaksimalkan potensi wakaf produktif yang mampu memberikan dampak besar bagi kesejahteraan masyarakat.

Sementara itu, Dr. Fetrimen Zubir menjelaskan bahwa Muhammadiyah terus mendorong percepatan pengelolaan wakaf agar lebih produktif dan memberikan manfaat yang lebih luas. Secara umum, wakaf terbagi menjadi dua bentuk, yaitu wakaf sosial dan wakaf produktif.

Wakaf sosial lebih berorientasi pada pelayanan masyarakat seperti pembangunan masjid, madrasah, dan fasilitas sosial lainnya. Sedangkan wakaf produktif diarahkan untuk menghasilkan manfaat ekonomi melalui berbagai bentuk usaha, seperti sektor peternakan, perhotelan, dan bidang usaha lainnya.

Fetrimen optimistis pengembangan wakaf produktif dapat terus berkembang dengan dukungan sumber daya manusia yang kuat, terutama melalui jaringan Perguruan Tinggi Muhammadiyah yang memiliki potensi besar dalam pengelolaan dan inovasi wakaf.