UMC Perkuat Budaya Mutu melalui Audit Mutu Internal Semester Genap 2024/2025
Universitas Muhammadiyah Cirebon (UMC) melaksanakan Audit Mutu Internal (AMI) semester genap tahun akademik 2024/2025 sebagai bagian dari upaya berkelanjutan dalam memperkuat implementasi Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI). Kegiatan yang berlangsung sepanjang Agustus 2025 ini melibatkan seluruh fakultas, program studi, dan unit kerja di lingkungan universitas.
Rektor UMC, Arif Nurudin, M.T., menegaskan bahwa pelaksanaan AMI merupakan langkah strategis untuk memastikan budaya mutu tidak hanya menjadi konsep, tetapi benar-benar diterapkan dalam seluruh aktivitas akademik dan tata kelola universitas. Audit ini diharapkan mampu mendorong peningkatan kualitas secara konsisten dan berkelanjutan.
Kegiatan AMI dilaksanakan di bawah koordinasi Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) dan Satuan Pengawas Internal (SPI), dengan dukungan Gugus Kendali Mutu Fakultas (GKMF) sebagai auditor. Seluruh auditor bertugas melakukan penilaian terhadap pelaksanaan standar mutu di masing-masing unit kerja.
Ketua Panitia AMI sekaligus Kepala SPI, Dr. Endah Nurhawaeny Kardiaty, M.Si., Akt., CA., menyampaikan bahwa proses audit dilakukan secara menyeluruh untuk menghasilkan dokumen yang valid dan dapat dipertanggungjawabkan. Hasil audit tersebut diharapkan menjadi dasar dalam perbaikan mutu secara berkelanjutan di lingkungan UMC.
Pelaksanaan AMI berlangsung dalam beberapa tahap, mulai dari pengisian instrumen oleh fakultas dan program studi, audit lapangan di berbagai unit kerja, hingga Rapat Tinjauan Manajemen (RTM) yang menjadi forum evaluasi dan perumusan tindak lanjut hasil audit.
Wakil Rektor I UMC, Dr. Badawi, M.Si., menekankan pentingnya implementasi Rencana Tindak Lanjut (RTL) sebagai bagian dari hasil audit. Menurutnya, AMI tidak hanya berfungsi sebagai kegiatan evaluasi administratif, tetapi juga sebagai dasar pengambilan keputusan untuk peningkatan mutu institusi.
Melalui pelaksanaan AMI ini, UMC menegaskan komitmennya dalam membangun budaya mutu yang kuat, terstruktur, dan berkelanjutan. Hasil audit diharapkan dapat memperkuat tata kelola, meningkatkan akuntabilitas, serta mendukung daya saing universitas di tingkat nasional