Muhammadiyah University of Cirebon

UMC Gelar Pengajian dan Pembinaan Dosen–Tendik, Mantapkan Target Menuju Kampus Unggul 2027

Universitas Muhammadiyah Cirebon (UMC) menggelar kegiatan Pengajian dan Pembinaan Dosen serta Tenaga Kependidikan sebagai upaya penguatan nilai spiritual sekaligus peningkatan kualitas sumber daya manusia di lingkungan kampus. Kegiatan ini berlangsung di Aula Masjid Raya UMC, Kamis (29/1/2026) mulai pukul 07.30 WIB hingga selesai.

Rektor UMC, Arif Nurudin, M.T., dalam sambutannya menyampaikan bahwa kehadiran Ketua Badan Pembina Harian (BPH) UMC yang baru diharapkan mampu memperkuat arah kebijakan strategis universitas sekaligus mempercepat transformasi institusi.

Ia menegaskan bahwa UMC tidak hanya menargetkan predikat Akreditasi Unggul pada 2027, tetapi juga merancang pengembangan Fakultas Kedokteran pada tahun yang sama sebagai bagian dari visi besar universitas dalam memperluas kontribusi di bidang pendidikan dan kesehatan.

Kegiatan tersebut menghadirkan Ketua BPH UMC, Prof. Dr. Ir. Gunawan Budiyanto, M.P., IPM., ASEAN Eng, serta Sekretaris Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Muhammad Sayuti, M.Pd., M.Ed., Ph.D., sebagai narasumber utama. Keduanya memberikan pembinaan yang menekankan pentingnya integritas, disiplin, serta peningkatan kualitas kinerja dosen dan tenaga kependidikan dalam mendukung pencapaian mutu perguruan tinggi.

Dalam pemaparannya, Prof. Gunawan menegaskan bahwa usia UMC yang telah memasuki 26 tahun merupakan momentum penting untuk melakukan lompatan strategis. Menurutnya, predikat unggul hanya dapat dicapai jika seluruh civitas akademika memiliki budaya kerja yang disiplin, konsisten, dan berorientasi pada perubahan nyata.

Ia menambahkan bahwa pencapaian unggul tidak hanya berhenti pada dokumen akreditasi, tetapi harus tercermin dalam pelayanan, perilaku, dan kinerja sehari-hari.

Prof. Gunawan juga menyoroti peluang strategis UMC dalam pengembangan Fakultas Kedokteran, mengingat hingga saat ini belum ada PTMA di Jawa Barat yang memiliki fakultas tersebut. Dengan dukungan rumah sakit yang dimiliki, UMC dinilai memiliki potensi besar untuk menjadi pelopor.

Sementara itu, Muhammad Sayuti menegaskan komitmennya dalam mendukung target besar UMC menuju kampus unggul 2027. Ia menekankan bahwa pencapaian tersebut harus ditopang oleh budaya mutu, ketertiban administrasi, serta kebersihan lingkungan kampus sebagai bagian dari nilai keislaman.

Kegiatan ini menjadi ruang konsolidasi bagi dosen dan tenaga kependidikan dari berbagai fakultas dan unit kerja di lingkungan UMC, sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam mewujudkan visi universitas menuju perguruan tinggi unggul dan berdaya saing.