Rektor UMC Ajak Sivitas Akademika Perkuat Kepedulian dan Semangat Kolaborasi di Awal Semester Genap 2021/2022
Universitas Muhammadiyah Cirebon (UMC) mengawali perkuliahan semester genap Tahun Akademik 2021/2022 dengan mengadakan pertemuan virtual yang diikuti oleh dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, serta jajaran pimpinan universitas. Melalui kegiatan tersebut, Rektor UMC, Arif Nurudin, mengajak seluruh sivitas akademika untuk memperkuat rasa kepedulian sebagai landasan dalam membangun kemajuan bersama.
Dalam sambutannya, Arif menjelaskan bahwa kepedulian merupakan sikap yang mendorong seseorang untuk terlibat secara aktif dalam memberikan solusi, inspirasi, dan perubahan positif terhadap lingkungan sekitarnya. Menurutnya, kemajuan program studi maupun universitas hanya dapat dicapai apabila seluruh warga kampus memiliki rasa tanggung jawab, saling membantu, dan bekerja sama dalam menghadapi berbagai tantangan.
Ia menegaskan bahwa nilai kepedulian merupakan salah satu ajaran penting dalam Islam, sebagaimana tercermin dalam perintah untuk saling tolong-menolong dalam kebaikan dan ketakwaan. Oleh karena itu, budaya saling mendukung antar dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa perlu terus dikembangkan agar tercipta lingkungan akademik yang harmonis dan produktif.
Untuk memperkuat pesan tersebut, Arif mengisahkan semangat kepedulian K.H. Ahmad Dahlan dalam membangun Muhammadiyah. Melalui keteladanan, pengorbanan, dan dukungan masyarakat, Muhammadiyah mampu berkembang menjadi organisasi yang memiliki kontribusi besar di bidang pendidikan, dakwah, dan pelayanan sosial. Menurutnya, semangat tersebut perlu diwariskan kepada seluruh sivitas akademika UMC melalui pelaksanaan tridarma perguruan tinggi yang berkualitas.
Selain itu, Arif mengajak mahasiswa mengambil pelajaran dari kisah perjuangan dalam film Laskar Pelangi. Ia menilai bahwa keterbatasan fasilitas bukanlah penghalang untuk meraih prestasi apabila disertai semangat belajar, kerja keras, dan optimisme. Setiap pengalaman maupun tantangan yang dihadapi hendaknya dijadikan pelajaran untuk terus berkembang dan mempersiapkan masa depan yang lebih baik.
Dalam menghadapi perubahan dunia kerja, Arif menekankan pentingnya peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui implementasi program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM). Menurutnya, kebijakan tersebut memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk mengembangkan kompetensi yang lebih sesuai dengan kebutuhan dunia industri dan dunia usaha.
Pada kesempatan tersebut, Arif juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh dosen, tenaga kependidikan, dan tim yang telah berkontribusi dalam proses akreditasi berbagai program studi di lingkungan UMC. Ia berharap seluruh sivitas akademika terus memberikan dukungan agar setiap program studi mampu meraih hasil akreditasi terbaik sebagai bagian dari peningkatan mutu pendidikan.
Selain keberhasilan akademik, Arif turut mengapresiasi kepedulian para dosen dan tenaga kependidikan yang berpartisipasi dalam program Tabungan Siti Walidah sebagai bentuk kontribusi nyata bagi pengembangan Universitas Muhammadiyah Cirebon. Menurutnya, kepedulian yang diwujudkan melalui tindakan sederhana akan memberikan dampak besar terhadap kemajuan institusi.
Menutup arahannya, Arif mengajak seluruh keluarga besar UMC untuk menyambut semester baru dengan semangat kebersamaan, memperkuat kolaborasi, serta meningkatkan kepedulian terhadap sesama. Ia berharap nilai-nilai tersebut menjadi fondasi dalam mewujudkan lingkungan akademik yang unggul, berkemajuan, dan mampu memberikan manfaat bagi masyarakat luas.