Prodi PBI UMC Selenggarakan Konferensi Internasional Bahas Inovasi Pembelajaran Bahasa Inggris di Era Digital
Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris (PBI) Universitas Muhammadiyah Cirebon (UMC) menggelar konferensi internasional bertajuk “Revolutionizing English Education: Innovation, Pedagogy, Digital Technology, and Emerging Trends” pada Selasa (24/6). Kegiatan ini menjadi forum akademik yang mempertemukan para pakar, dosen, peneliti, guru, dan mahasiswa dari berbagai negara untuk membahas perkembangan pembelajaran bahasa Inggris di tengah pesatnya transformasi digital.
Ketua Program Studi PBI UMC, Dila Charisma, M.Pd., menjelaskan bahwa penyelenggaraan konferensi internasional merupakan bagian dari komitmen program studi dalam meningkatkan kualitas pendidikan sekaligus memperkuat reputasi akademik di tingkat global. Sebagai program studi yang telah meraih predikat unggul, PBI UMC berupaya menghadirkan kegiatan yang mampu mendorong kolaborasi internasional dan pengembangan inovasi di bidang pendidikan bahasa Inggris.
Konferensi ini menghadirkan sejumlah akademisi terkemuka dari dalam maupun luar negeri. Di antaranya Dr. Willy A. Renandya dari Nanyang Technological University, Singapura, Zarina Muminova, Ph.D. dari University of Oxford, Dr. Azran Azmi dari Kaffia Islamic University, Bangladesh, serta Dr. Ikariya Sugesti, S.S., M.Pd. dari UMC. Para narasumber berbagi perspektif mengenai tantangan dan peluang pengajaran bahasa Inggris di era digital sekaligus mengajak peserta berdiskusi mengenai berbagai pendekatan pembelajaran yang inovatif.
Acara ini juga dihadiri oleh pimpinan universitas dan perwakilan pemerintah. Rektor UMC diwakili oleh Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Dr. Dewi Nurdiyanti, M.Pd., sementara Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah diwakili oleh Kepala Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan, Prof. Dr. Toni Toharudin, S.Si., M.Sc.
Beragam isu strategis menjadi fokus pembahasan dalam konferensi, mulai dari pemanfaatan literasi digital, penggunaan kecerdasan buatan (AI) dan gamifikasi dalam pembelajaran bahasa Inggris, asesmen berbasis digital, pedagogi yang inklusif dan responsif terhadap budaya, model pembelajaran hybrid dan blended learning, hingga pengembangan English for Specific Purposes (ESP) serta integrasi keterampilan abad ke-21 dalam proses pembelajaran.
Pelaksanaan konferensi secara hybrid memungkinkan partisipasi akademisi dari berbagai negara sekaligus memberikan ruang bagi mahasiswa untuk terlibat aktif dalam penyelenggaraan kegiatan. Keterlibatan mahasiswa menjadi bagian dari upaya membangun budaya akademik yang kolaboratif, inovatif, dan berwawasan internasional.
Melalui konferensi ini, Prodi PBI UMC berharap dapat memperluas jejaring kerja sama akademik, mendorong lahirnya riset kolaboratif lintas negara, serta memperkuat kapasitas dosen, guru, dan mahasiswa dalam menghadapi perkembangan dunia pendidikan yang semakin dinamis. Selain itu, kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk memperkokoh posisi UMC sebagai perguruan tinggi yang aktif berkontribusi dalam pengembangan pendidikan bahasa Inggris di tingkat nasional maupun internasional.