Mahasiswa Ilmu Komunikasi UMC Raih Dua Prestasi di Ajang SILAT APIK PTMA 2024
Mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Cirebon (UMC) berhasil meraih prestasi membanggakan dalam ajang Silaturahmi Asosiasi Pendidikan Ilmu Komunikasi Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan Aisyiyah (SILAT APIK PTMA) yang diselenggarakan pada 28–29 Februari 2024.
Dalam kompetisi tersebut, Muhammad Rizki berhasil meraih peringkat kedua pada kategori lomba iklan layanan masyarakat secara kelompok. Sementara itu, Fakhrulrozi Eka Fariansyah, mahasiswa semester dua, juga berhasil memperoleh peringkat kedua pada kategori lomba fotografi, mengungguli peserta dari berbagai perguruan tinggi termasuk Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY).
Kedua mahasiswa tersebut menyampaikan rasa bangga atas capaian yang berhasil mengharumkan nama Prodi Ilmu Komunikasi UMC di tingkat nasional. Prestasi ini dinilai sebagai pencapaian penting dalam pengembangan kompetensi mahasiswa di luar kegiatan akademik.
Kepala Program Studi Ilmu Komunikasi UMC, Ida Riaeni, S.Sos., M.I.Kom., memberikan apresiasi atas keberhasilan tersebut. Ia menegaskan bahwa prestasi non-akademik memiliki peran penting dalam membentuk karakter mahasiswa sekaligus meningkatkan kualitas diri secara menyeluruh.
Menurutnya, keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan non-akademik dapat melatih kemampuan manajemen waktu, meningkatkan keseimbangan antara akademik dan kegiatan organisasi, serta memperkuat motivasi belajar. Hal tersebut juga berdampak positif terhadap peningkatan prestasi akademik mahasiswa.
Selain itu, Ida menjelaskan bahwa keberhasilan mahasiswa dalam ajang kompetisi juga berkontribusi terhadap peningkatan citra positif institusi. Prestasi semacam ini dapat menjadi daya tarik bagi calon mahasiswa baru dalam memilih perguruan tinggi.
Ia berharap pencapaian dua mahasiswa tersebut dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus mengembangkan potensi dan meraih prestasi sesuai minat dan bidang masing-masing.
Adapun dalam ajang SILAT APIK PTMA 2024, terdapat lima kategori lomba yang dipertandingkan, yaitu fotografi, reportase penyiaran, iklan layanan masyarakat, public relations and crisis, serta digital konten.