FT UMC Gelar Seminar Nasional Bahas Strategi SCM Menghadapi Tantangan Era Disrupsi Digital
Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Cirebon (FT UMC) menggelar Seminar Nasional bertema “Supply Chain Management: Peran dan Tantangan di Era Disrupsi” sebagai upaya memberikan pemahaman mengenai pentingnya pengelolaan rantai pasok dalam menghadapi perkembangan dunia bisnis yang semakin dinamis. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Masjid Raya UMC, Kampus 2 Watubelah, pada Sabtu, 26 Agustus 2023.
Seminar ini menghadirkan sejumlah pakar dan praktisi di bidang manajemen rantai pasok, di antaranya akademisi, pelaku industri, serta tokoh profesional yang memberikan perspektif mengenai perkembangan dan tantangan SCM di era modern. Kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan penandatanganan kerja sama antara UMC dan Fakultas Teknik UMC bersama berbagai mitra yang berkaitan dengan bidang Supply Chain Management.
Dekan Fakultas Teknik UMC, Ir. Nuri Kartini MT, menyampaikan apresiasi kepada seluruh narasumber, tamu undangan, serta mahasiswa yang turut mendukung terselenggaranya seminar nasional tersebut. Menurutnya, kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperluas wawasan akademisi dan mahasiswa terkait peran strategis manajemen rantai pasok dalam meningkatkan daya saing perusahaan.
Nuri menjelaskan bahwa Supply Chain Management (SCM) memiliki peran besar dalam dunia bisnis karena berkaitan langsung dengan proses pengelolaan aliran barang, informasi, dan sumber daya mulai dari pemasok, produsen, distributor, hingga konsumen akhir. Pengelolaan rantai pasok yang efektif menjadi salah satu faktor penentu keberhasilan perusahaan dalam menghadapi persaingan global.
Namun, perkembangan industri yang semakin cepat juga menghadirkan berbagai tantangan dalam penerapan SCM. Beberapa tantangan tersebut meliputi peningkatan kualitas pelayanan pelanggan, efisiensi biaya, pengelolaan risiko, hubungan dengan pemasok, keterbatasan sumber daya manusia berkualitas, perubahan pasar yang cepat, hingga tuntutan adaptasi terhadap perkembangan teknologi.
Rektor UMC, Arif Nurudin MT, menegaskan bahwa pengelolaan rantai pasok harus menjadi perhatian bersama karena memiliki pengaruh besar terhadap keberlangsungan perusahaan, khususnya di sektor manufaktur, perdagangan, dan ritel. Menurutnya, SCM yang dirancang secara tepat dapat membantu perusahaan menjalankan proses bisnis secara lebih efektif dan efisien.
Arif juga menekankan pentingnya inovasi teknologi sebagai solusi menghadapi tantangan SCM di masa depan. Pemanfaatan teknologi seperti Artificial Intelligence (AI), Machine Learning (ML), Internet of Things (IoT), Blockchain, analitik data besar (Big Data), serta konsep Green Supply Chain menjadi langkah strategis untuk meningkatkan efisiensi, transparansi, dan keberlanjutan rantai pasok.
Selain pengembangan teknologi, Arif menilai bahwa keberhasilan SCM juga membutuhkan kolaborasi dan keterbukaan informasi antar berbagai pihak dalam rantai bisnis. Integrasi antara pemasok, mitra usaha, hingga konsumen harus didukung dengan sistem informasi yang kuat agar proses distribusi dapat berjalan optimal.
Melalui seminar nasional ini, UMC berharap dapat meningkatkan pemahaman mahasiswa, akademisi, dan pelaku industri mengenai pentingnya inovasi dalam manajemen rantai pasok. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari komitmen UMC dalam menghadirkan kontribusi akademik untuk menjawab tantangan bisnis global yang terus berubah.