Muhammadiyah University of Cirebon

FKIP UMC Awali Semester Genap 2021/2022 dengan Doa Bersama dan Penguatan Komitmen Akademik

Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Cirebon (UMC) mengawali perkuliahan semester genap Tahun Akademik 2021/2022 dengan mengadakan doa bersama secara virtual. Kegiatan yang diikuti oleh para ketua program studi dan dosen dari berbagai program studi di lingkungan FKIP ini menjadi momentum untuk memperkuat semangat akademik sekaligus memohon kelancaran dalam menjalankan proses pembelajaran sepanjang semester.

Dalam sambutannya, Dekan FKIP UMC, Dr. Dewi Nurdiyanti, menjelaskan bahwa proses perkuliahan teori masih dilaksanakan secara daring, sedangkan kegiatan praktikum dilakukan secara luring dengan tetap memperhatikan ketentuan yang berlaku. Kebijakan tersebut diharapkan mampu menjaga kualitas pembelajaran sekaligus memastikan mahasiswa memperoleh pengalaman praktik yang optimal.

Selain membahas pelaksanaan kegiatan belajar mengajar, Dewi mengingatkan seluruh program studi agar mempersiapkan diri menghadapi proses akreditasi menggunakan Instrumen Akreditasi Program Studi (IAPS) Kriteria 9. Menurutnya, sistem akreditasi terbaru menuntut kesiapan yang lebih komprehensif karena mencakup berbagai aspek, mulai dari visi dan misi, tata kelola, kemahasiswaan, sumber daya manusia, sarana dan prasarana, pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, hingga luaran serta capaian tridarma perguruan tinggi.

Ia menegaskan bahwa akreditasi merupakan bagian penting dalam menjamin mutu pendidikan tinggi. Hasil akreditasi tidak hanya menjadi indikator kualitas institusi dan program studi, tetapi juga mencerminkan kelayakan lulusan yang dihasilkan. Oleh sebab itu, seluruh sivitas akademika diharapkan bekerja sama untuk memenuhi standar mutu yang telah ditetapkan.

Pada kesempatan yang sama, para ketua program studi juga mengingatkan dosen agar terus memberikan pendampingan kepada mahasiswa, terutama dalam meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai bentuk penipuan yang mengatasnamakan program beasiswa. Langkah tersebut dinilai penting untuk melindungi mahasiswa sekaligus menjaga nama baik dan reputasi Universitas Muhammadiyah Cirebon.

Kegiatan kemudian ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh Dr. Arif. Dalam doanya, ia memohon agar pandemi dan berbagai tantangan yang dihadapi bangsa segera berakhir sehingga aktivitas pendidikan dapat kembali berjalan secara optimal. Ia juga mengajak seluruh sivitas akademika untuk terus menumbuhkan kepedulian, saling mengingatkan dalam kebaikan, serta memperkuat semangat kebersamaan.

Mengutip pemikiran Imam Shamsi Ali, Dr. Arif menyampaikan bahwa pandemi memberikan pelajaran berharga tentang pentingnya rasa syukur, kesadaran akan keterbatasan manusia, serta keyakinan terhadap kekuasaan Allah SWT. Menurutnya, setiap peristiwa kehidupan mengandung hikmah yang dapat menjadi penguat dalam menghadapi berbagai tantangan.

Sebagai penutup, ia memanjatkan doa agar seluruh ikhtiar yang dilakukan dosen dan tenaga kependidikan dalam mengembangkan program studi, fakultas, dan universitas memperoleh kemudahan serta keberkahan. Harapan besar juga disampaikan agar seluruh program studi di lingkungan FKIP UMC mampu meraih akreditasi unggul sebagai wujud peningkatan kualitas pendidikan dan pengabdian kepada masyarakat.