Muhammadiyah University of Cirebon

CIREBON – Universitas Muhammadiyah Cirebon (UMC) menerima kunjungan audiensi dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Cirebon pada Senin (23/02/2026). Pertemuan yang berlangsung di lingkungan kampus UMC ini menjadi momentum penting dalam menindaklanjuti rencana strategis Nota Kesepahaman (MoU) antara lembaga pendidikan dan penyelenggara pemilu.

Rektor UMC, Arif Nurudin, M.T., bersama Wakil Rektor 1, Dr. Badawi, M.Si dan Wakil Rektor 2, Dr. Bagus Nurul Iman, M.Pd menyambut langsung kehadiran Ketua KPU Kabupaten Cirebon, Esya Karnia Puspawati, S.H., yang hadir didampingi oleh fungsionaris pimpinan serta sekretariat KPU.

Audiensi ini difokuskan pada sinkronisasi program kerja kedua belah pihak, terutama dalam mengoptimalkan pendidikan politik di lingkungan kampus. UMC berkomitmen menjadi mitra strategis KPU dalam mencetak pemilih cerdas serta meningkatkan kesadaran demokrasi di tengah masyarakat luas melalui peran aktif civitas akademika.

Salah satu poin krusial dalam diskusi tersebut adalah persiapan menyongsong agenda besar Pemilu dan Pemilihan Serentak 2029. Sejak dini, UMC dan KPU mulai memetakan perencanaan program dan kesiapan sumber daya manusia guna memastikan proses demokrasi di masa depan berjalan lebih berkualitas dan partisipatif.

Kedua belah pihak menegaskan bahwa kolaborasi ini tidak sekadar bersifat formalitas administratif atau seremoni belaka. Fokus utama ke depan adalah menciptakan dampak konkret di lapangan, di mana kampus berperan sebagai pusat literasi demokrasi yang berkelanjutan bagi warga Kabupaten Cirebon.

Melalui kemitraan ini, Universitas Muhammadiyah Cirebon terus menunjukkan dedikasinya dalam mengawal proses pembangunan bangsa melalui penguatan sendi-sendi demokrasi di tingkat lokal maupun nasional.