Cirebon, 29 Juli 2025 – Universitas Muhammadiyah Cirebon (UMC) membukalembaran baru dalam kepemimpinannya dengan secara resmi melantik jajaran wakil rektor untuk periode 2025-2029. Prosesi pelantikan yang berlangsung khidmat di Convention Hall Universitas Muhammadiyah Cirebon ini menjadi sebuah momentum strategis dan peneguhan komitmen UMC untuk mengakselerasi pencapaian visinya menjadi universitas yang unggul dan bereputasi di tingkat nasional.

Upacara yang sarat makna ini, diawali dengan lantunan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan Mars Muhammadiyah yang membangkitkan semangat. Prosesi inti pelantikan berlangsung secara tertib, dimulai dengan pembacaan Surat Keputusan dari Majelis Pendidikan Tinggi, Penelitian, dan Pengembangan (Diktilitbang) Pimpinan Pusat Muhammadiyah. Momen sakral dilanjutkan dengan pembacaan naskah dan pengucapan janji pelantikan oleh para pejabat baru, yang kemudian ditutup dengan penandatanganan naskah pelantikan di hadapan para saksi.
Adapun ketiga wakil rektor yang dilantik untuk mengemban amanah baru adalah:

- Dr. Badawi S. M.Si sebagai Wakil Rektor 1 Bidang Akademik dan Sistem Informasi.
- Dr. Dewi Nurdianti S.ST, M.Pd sebagai Wakil Rektor 2 Bidang Keuangan, Sumber Daya Manusia, Sarana, dan Prasarana.
- Dr. Bagus Nurul Iman, M.Pd sebagai Wakil Rektor 3 Bidang Al-Islam Kemuhammadiyahan, Kemahasiswaan, Kerjasama, Admisi, dan Pengembangan Usaha.
Dalam sambutannya, Rektor Universitas Muhammadiyah Cirebon, Bapak Arif Nurudin, MT, menyampaikan visi besar universitas ke depan. Beliau menekankan pentingnya upaya diplomasi yang lebih gencar untuk memperkenalkan dan mengangkat citra UMC secara lebih luas. Lebih jauh, Rektor memaparkan rencana ambisius pembangunan gedung 20 lantai yang diproyeksikan menjadi gedung tertinggi di Wilayah 3 Cirebon, sebagai simbol kemajuan dan keunggulan. Target utama yang dicanangkan adalah UMC meraih akreditasi unggul pada tahun 2027. “Ini bukan hanya tugas pimpinan, melainkan kerja kolektif. Kami mengajak seluruh civitas akademika untuk berkomitmen dan berkontribusi secara nyata, terutama dalam menyukseskan penerimaan mahasiswa baru yang menjadi nafas keberlanjutan universitas,” ujar Rektor.

Dukungan dan harapan juga datang dari jajaran pimpinan Muhammadiyah. Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Barat, Prof. Dr. K.H. Ahmad Dahlan, M.Ag, dalam pesannya mengingatkan bahwa setiap jabatan adalah amanah yang harus diwujudkan menjadi kebaikan yang bernilai tambah bagi umat dan bangsa. Beliau menegaskan posisi strategis UMC sebagai ujung tombak pergerakan Muhammadiyah di Jawa Barat dan mendorong seluruh elemen di dalamnya untuk bekerja keras mempercepat tercapainya akreditasi unggul.

Sementara itu, perwakilan Majelis Diktilitbang Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Bapak Dr. Muhammad Samsudin, S.Ag, M.Pd, dalam tausiah dan amanatnya memberikan arahan strategis kepada para wakil rektor yang baru. Beliau berpesan agar mereka segera menyusun kontrak kinerja yang jelas dan terukur sebagai panduan dalam bekerja. “Kunci untuk meraih keunggulan adalah membangun budaya kerja yang unggul, sebuah budaya yang berlandaskan pada tanggung jawab, disiplin tinggi, dan dijiwai oleh nilai-nilai luhur Islam,” tegasnya. Beliau juga menekankan esensi keteladanan pimpinan serta pentingnya membangun sistem insentif yang adil berbasis kinerja untuk memotivasi seluruh sumber daya manusia, demi mewujudkan cita-cita menjadikan UMC sebagai universitas yang unggul dan menjadi pusat syiar Islam yang mencerahkan.

Acara pelantikan ini kemudian ditutup dengan pembacaan doa dan sesi ramah tamah, menandai dimulainya babak baru kepemimpinan di Universitas Muhammadiyah Cirebon dengan semangat, optimisme, dan tekad yang diperbarui untuk meraih masa depan yang gemilang.