Dikawal LPPM, UMC Dampingi 15 Mahasiswa Siap Sukseskan KKN MAS 2026 di Malang
Cirebon – Universitas Muhammadiyah Cirebon (UMC) kembali menunjukkan komitmennya dalam mengimplementasikan Catur Dharma Perguruan Tinggi Muhammadiyah. Sebanyak 15 mahasiswa dan mahasiswi pilihan dari berbagai program studi resmi diberangkatkan untuk mengikuti Kuliah Kerja Nyata Muhammadiyah – ‘Aisyiyah (KKN MAS) tahun 2026 yang berpusat di Kabupaten Malang, Jawa Timur.
KKN MAS merupakan program pengabdian masyarakat kolaboratif berskala nasional yang melibatkan Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah (PTMA) dari seluruh Indonesia. Pada gelaran tahun 2026 ini, Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) dan Universitas Negeri Malang (UM) bertindak sebagai tuan rumah yang menyambut ribuan mahasiswa dari berbagai penjuru tanah air.
Keberangkatan kontingen UMC dilepas secara resmi melalui seremoni khidmat di kampus UMC. Dalam sambutannya, Wakil Rektor I UMC, Dr. Badawi, M.Si., menyampaikan rasa bangga sekaligus memberikan pesan mendalam bagi para delegasi. Beliau menegaskan bahwa KKN MAS bukan sekadar pemenuhan SKS akademik, melainkan panggung nyata bagi mahasiswa UMC untuk membawa nama baik almamater dan persyarikatan. Beliau juga berpesan agar para mahasiswa selalu menjaga akhlak, beradaptasi dengan bijak di tengah masyarakat Kabupaten Malang, serta hadir membawa solusi nyata.
Untuk memastikan seluruh proses keberangkatan dan penerimaan berjalan lancar, kontingen UMC diantar dan didampingi langsung oleh tim Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UMC. Rombongan pendamping dipimpin langsung oleh Ketua LPPM UMC Tania Avianda Gusman, M.Sc., Ph.D., bersama Penanggung Jawab Bagian KKN Johan, M.T., dan Zakiyyah, M.Si.
Ketua LPPM UMC menyampaikan bahwa 15 mahasiswa yang terpilih dari berbagai program studi ini telah melewati pembekalan matang. Integrasi lintas disiplin ilmu ini diharapkan memudahkan mereka berkolaborasi, baik sesama tim UMC maupun dengan peserta PTMA lain di lokasi pengabdian.
Selama pelaksanaan KKN MAS di Kabupaten Malang, mahasiswa UMC akan berbaur dengan peserta dari seluruh Indonesia untuk menjalankan program pemberdayaan masyarakat, edukasi, hingga penguatan ekonomi lokal. Melalui keikutsertaan ini, UMC berharap para mahasiswa dapat mengasah keahlian, memperluas jejaring nasional, dan membawa pulang pengalaman berharga.