Universitas Muhammadiyah Cirebon

Universitas
Muhammadiyah Cirebon

Islami, Mandiri & Profesional

Berpredikat Unggul, PBI UMC Gandeng LKP Yanatha Gelar Table Manner

Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris Universitas Muhammadiyah Cirebon (PBI UMC) terus menjaga keunggulannya dengan menggelar berbagai kegiatan yang mengasah SDM Dosen dan Mahasiswa di Catur Dharma Perguruan Tinggi. Untuk itu, Prodi PBI bekerjasama dengan LKP Yanatha menggelar Table Manner di Ballroom Cordella Cirebon, Ahad (23/7/2023).

Kaprodi PBI, Dila Charisma.,M.Pd mengatakan Table Manner merupakan salah satu hal yang perlu diajarkan kepada mahasiswa agar mampu berkompetensi di dunia kerja nantinya. Table manner bukan hanya sekedar ilmu etika di meja makan tapi merupakan jati diri yang menunjukkan sikap profesioalisme seseorang. Belajar tabel manner sama dengan mempelajari kemampuan bersosialisasi karena salah satu bentuk bersosialisasi terjadi di meja makan. Table manner bicara banyak hal, termasuk etiket saat menghadiri jamuan makan, mulai dari kedatangan hingga waktunya meninggalkan jamuan makan.

“Pengetahuan Table Manner bagi mahasiswa sangat penting. Selain untuk menambah pengetahuan dan pengalaman, hal ini juga merupakan proses pengembangan diri mahasiswa yang diintegrasikan dalam Mata Kuliah English Tourism yang diampuh oleh Bu Susilawati ,” kata Dila. 

” lulusan PBI sudah terbekali kegiatan yg luarannya adalah sertifikat kompetensi, sehingga menjadi lulusan yg berdaya saing sesuai kebutuhan dunia usaha dan industri. Alhamdulillah kami sudah tandatangani Implementation of Agreement (IA) dengan LKP Yanatha. hari ini adalah wujud dari IA itu.  Terimakasih Pak Yan Herdiansyah, M.Pd,”  tambah Dila.

Lebih lanjut, Dila memaparkan, PBI UMC senantiasa konsisten dalam membuktikan diri sebagai Prodi terbaik. Predikat Unggul yang disematkan ke PBI oleh Lembaga Akreditasi Mandiri (LAMDIK) adalah wujud nyata dari kerja keras tim. Dila  menuturkan jika semua pencapaian tersebut tidak datang secara tiba-tiba, namun dari berbagai usaha keras. Mulai dari empat tahun membuat sebuah rancangan besar dalam menyiapkan data dan melaksanakan kurikulum yang konsisten agar alumni bisa bekerja sesuai profil lulusan. Pun dengan memperbaiki pelayanan dan pengelolaan prodi, serta menonjolkan kegiatan internasional.

Sementara itu, Ketua LPK Yanatha, Yan Herdiansyah, M.Pd memberikan apresiasi kepada Dosen dan Mahasiswa PBI UMC yang sudah berpartisipasi pada kegiatan tersebut. Yan Herdiansyah memaparkan bahwa dengan mengikuti pelatihan table manner dapat mempermudah seseorang untuk menyesuaikan diri dalam dunia kerja atau saat pertemuan-pertemuan kantor atau bisnis.Aturan dalam table manner disesuaikan dengan budaya barat yang pastinya bertolak belakang dengan budaya timur, seperti Indonesia, baik dalam tata cara makan maupun jenis makanannya. Dengan pelatihan table manner ini diharapkan mahasiswa memiliki bekal yang cukup apabila mungkin di lain waktu diberi kesempatan untuk menghadiri pertemuan –pertemuan kantor atau bisnis yang mungkin saja diadakan oleh kalangan elit dengan tema barat. Pelatihan tersebut  dihadari oleh mahasiswa  dengan menggunakan pakaian formal seperti jas, celana bahan, blazer, dan dress sehingga seolah-olah mereka adalah seorang profesional. Dalam pelatihan table manner  diperkenalkan dengan peralatan makan tema barat seperti sendok, garpu, pisau, hingga sendok sup yang telah di set up sesuai dengan menu yang akan disajikan. Sehingga para mahasiwa dapat mengetahui kegunaan dari masing-masing alat-alat makan tersebut.,dan diberi penjelasan cara menggunakannya sesuai aturan. Selain itu, diberikan penjelasan tentang cara meletakkan alat-alat makan tersebut apabila telah selesai digunakan. Pelatihan diawali dengan penjelasan tata cara ketika masuk ke ruang makan sampai ketika duduk di meja makan. Kemudian dilanjutkan dengan penjelasan tata cara ketika di meja makan mulai dari meletakkan serbet, cara menggunakan peralatan makan di meja makan, serta etika yang harus dilakukan dan tidak dilakukan ketika di meja makan. Semua teori tersebut langsung dipraktikan oleh mahasiswa melalui jamuan makan yang diberikan oleh hotel yang dibagi menjadi beberapa tahapan makanan yaitu makanan pembuka (appetizer), sup (soup), makanan utama (main course), dan makanan penutup (dessert).

Scroll to Top